Komunitas Khatulistiwa Mengabdi Luncurkan Edukasi Berantas Buta Huruf

Minat didefisinisikan sebagai hal yang melekat dalam diri yang bersifat pribadi sehingga dapat mendorong seseorang untuk cenderung melakukan sesuatu,

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Komunitas Khatulistiwa Mengabdi, Oktavani Yenny. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kalimantan Barat dikenal dengan beragam macam suku dan budaya yang kental dengan adat istiadatnya.

Selain keanekaragaman budaya, suku, etnik, maupun golongan.

Adapula perbedaan yang dimiliki oleh individu dalam masyarakat kita, salah satunya perbedaan minat.

Minat didefisinisikan sebagai hal yang melekat dalam diri  yang bersifat pribadi sehingga dapat mendorong seseorang untuk cenderung melakukan sesuatu, terus-menerus.

Salah satu minat yang populer saat ini adalah minat baca yang dimiliki oleh individu dalam masyarakat.

Meskipun data dari Central Connecticut State University (2016) menegaskan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke 60 dari 61 Negara soal minat membaca.

Secara harfiah, membaca adalah kegiatan untuk berpikir sehingga dapat masuk dalam proses memahami, mengenali kemudian menafsirkan simbol-simbol yang dapat menciptakan sebuah arti.

Mengenal Lebih Dekat Duta Bahasa Kalbar Oktaviani Yenny, Bangun Mimpi Lestarikan Budaya Membaca

Begitulah penjelasan yang dikemukakan oleh Ketua Komunitas Khatulistiwa Mengabdi, Oktavani Yenny.

Komunitasnya terbentuk sejak 17 Juli 2020 dan hingga kini masih sekitar 8 orang anggota yang ikut tergabung.

"Komunitas ini saya bentuk karena kurangnya minat baca anak-anak di Kalbar.

Bagaimana tidak, sebelum saya membuat komunitas ini. 

Saya meriset beberapa anak-anak di pedalaman untuk mencari tahu apa penyebab dan kurangnya minat belajar dan membaca," tuturnya.

Sehingga, ia pun mendapati banyak anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah, karena akses yang sulit, kurangnya pendapatan orangtua untuk bisa belajar, bahkan yang termotivasi tidak bisa sama sekali menghitung dan membaca.

"Saya berasal dari Sintang, jadi saya paham bagaimana anak-anak daerah yang ingin melanjutkan sekolah.

Maka dari situ saya mulai berpikir mengajak teman-teman yang mau ikut bergabung untuk memberikan kontribusi sebagai mahasiswa di dunia pendidikan," ujarnya.

Duta Bahasa Kalbar, Giatkan Literasi Kepada Generasi Muda

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved