Duta Bahasa Kalbar, Giatkan Literasi Kepada Generasi Muda
Oren yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di Fisip Untan menjelaskan bahwa ia tertarik mengikuti ajang Duta Bahasa Kalbar karena menge
Penulis: David Nurfianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tribun Pontianak Official Podcast (Triponcast) edisi Bebincanh Gaya Hidup menghadirkan Duta Bahasa Kalbar 2020 yaitu Oren Rianto dan Oktavani Yenny yang belum lama dinobatkan pada pemilihan Duta Bahasa Kalbar 2020.
Dalam podcast kali ini Oren dan Yenny menceritakan tugas yang diemban sebagai Duta dibidang Literasi dan perpanjangan tangan dari balai bahasa serta kisah inspiratif mengenai kehidupan diluar dunia Duta.
Oren yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di Fisip Untan menjelaskan bahwa ia tertarik mengikuti ajang Duta Bahasa Kalbar karena mengetahui informasi dari temannya yang juga pernah mengikuti ajang tersebut dan meraih juara 2 di tahun 2019 lalu.
"Saya tahu informasi tentang pemilihan duta ini dari teman saya yang merupakan duta tahun 2019 saat membagikan brosur pemilihan, saya merasa tertarik dan mulai mempersiapkan diri mulai dari membuat proposal hingga menyiapkan program kerja yang akan digunakan ketika terpilih," ungkapnya.
Selain itu latar belakang kegiatannya yang cukup aktif dalam organisasi baik itu di lingkungan Kampus maupun diluar kampus membuatnya berani mengikuti kegiatan pemilihan.
"Saya sendiri saat ini aktif mengkampanyekan gerakan penggunaan literasi yang saya terapkan juga pada tempat saya mengajar saat ini di Kampung Inggris Purnama khususnya anak-anak," ujarnya.
Oren sendiri memiliki program kerja yang cukup ringan yaitu memberikan informasi seputar literasi melalui media sosial yaitu Instagram, karena menurutnya selain murah juga bisa di akses siapapun.
" Program kerja atau usulan krida saya saat mengikuti Duta Bahasa adalah bagaimana memanfaatkan media sosial Instagram untuk mengajarkan literasi. Tujuan saya menggunakan Metode ini karena saya memiliki program yang sederhana tapi fital, tidak membutuhkan banyak biaya tetapi dekat dengan kaula muda," tuturnya.
Oren sendiri menyatakan bahwa saat ini ia dan Yenny fokus untuk membuat program kerja bersama yang telah didiskusikan dengan balai bahasa mengingat pemilihan Duta Bahasa Nasional 2020 nanti mewajibkan setiap Provinsi memiliki kesamaan program.
Yenny yang merupakan lulusan di Fakultas Hukum Untan sendiri menyatakan bahwa ia awalnya lebih fokus pada kegiatan lomba debat baik itu antar mahasiswa hingga tingkat nasional dan baru mulai aktif didunia pemilihan duta pada 2017 silam.
"Saya awalnya lebih sering mengikuti loma debat dari Fakultas Hukum, lalu pada 2017 sempat menjadi Duta Hiv/Aids Kalbar juga, kemudian melihat pemilihan Duta Bahasa tahun 2020 ini karena melihat kriteria yang ditetapkan bisa saya lakukan," ungkapnya.
Yenny juga menyatakan bahwa saat ini ia sedang aktif dalam kegiatan pengajaran bahasa Inggris kepada siswa sekolah dasar di daerah yang sulit dijangkau jaringan internet.
"Saya saat ini juga memiliki komunitas Khatulistiwa Mengajar yang difokuskan dalam bahasa Inggris untuk siswa sekolah dasar mengingat saat ini bahasa Inggris tidak masuk dalam kurikulum sehingga banyak anak-anak yang belum bisa berbahasa Inggris dasar," ujarnya.
Kegiatan komunitas ini pula yang akhirnya dijadikan oleh Yenny sebagai progam kerja atau usulan krida pada pemilihan Duta Bahasa Kalbar dengan tema Literasi dalam Imajinasi.
• PROFIL Marhasak Reinardo Sinaga, Bercita-cita Jadi Duta Besar New Zealand
"Akhirnya saya memilih usulan krida yaitu Literasi dalam Imajinasi dengan memberikan kembali kisah dongeng yang saat ini sudah mulai tergeser dan tidak diketahui oleh anak-anak serta bersiap untuk menerbitkan buku bahasa dayak Lebang. Agar penggunaan bahasa daerah semakin di kenal," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/duta-bahasa-kalbar-2020-12.jpg)