Breaking News:

Atur Pola Hidup dari Sekarang, Selamatkan Diri dari Serangan Jantung

Penyakit jantung terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah yang menuju jantung, Dokter Chelwy mengatakan jika sederhananya ialah suatu keadaan

Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Duduk bersantai atau rebahan terkadang menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk melepas penat, tapi harus diingat bahwa untuk melakukan kegiatan tersebut harus dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan.

Dalam Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) edisi Bebincang Kesehatan, disebutkan bahwa duduk dan rebahan yang berlebihan dapat sebabkan penyakit jantung, Jumat (4/9/2020).

Podcast yang tayang setiap hari ini, menghadirkan dua narasumber andalan dalam membahas seputar kesehatan yang tak lain adalah Dokter Muda Pontianak, Eric Herrianto Dwiputra Sked, dan Dokter Pontianak, dr Chelwy JoycestioVrixander.

Penyakit jantung terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah yang menuju jantung, Dokter Chelwy mengatakan jika sederhananya ialah suatu keadaan ketika jantung tidak mendapatkan makanan yang cukup untuk memompa darah dikarenakan pembuluh darah tersumbat dan kebanyakan tersumbat oleh kolestrol, lemak, yang mengendap di pembuluh darah.

Selain itu, henti jantung dan serangan jantung adalah dua hal yang berbeda. Dokter Chelwy juga menyampaikan jika henti jantung adalah keadaan dimana jantung sudah berhenti dan satu di antara banyak penyebabnya ialah seperti gangguan yang terjadi pada listrik jantung.

BPJamsostek Pontianak Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Dan jika tidak ditangani secara cepat, hal ini dapat menyebabkan henti jantung, serta prosesnya tidak terjadi dalam semalam dan yang pasti sudah bertahun-tahun.

Ketika ditanyai siapa saja yang beresiko terkena penyakit jantung, ia mengungkapkan jika semua orang beresiko terkena penyakit jantung, bahkan keseringan duduk dan rebahan juga beresiko terkena penyakit jantung.

"Orang sering duduk, dan rebahan bisa beresiko terkena penyakit jantung, karena jarang melakukan aktivitas fisik," ungkapnya dalam Triponcast.

Selain aktivitas tersebut, merokok, obesitas darah tinggi, kencing manis juga adalah resiko yang saling berkaitan.

Dalam podcast Bebincang Kesehatan, Dokter Eric juga menyampaikan, selain penyebab penyakit jantung yang telah disampaikan tersebut, faktor usia juga memengaruhi, serta ia berpesan untuk jangan mengkonsumsi apapun dengan berlebih-lebihan.

Benarkah Mandi Pakai Air Hangat Lebih Baik untuk Kesehatan Jantung dan Hindarkan Stroke?

"Orang yang beresiko terkena penyakit jantung bisa dilihat dari usia, kemudian apakah memiliki kebiasaan merokok yang berlebih, kadar kolestrol yang dimiliki juga harus dikontrol," ungkapnya.

Pola hidup yang tidak sehat dan tidak terkontrol dapat sebabkan penyakit jantung. Dan untuk mencegah penyakit jantung, Tribuners dapat memperbanyak konsumsi lemak tak jenuh dan serat, menghilangkan lemak yang menumpuk di perut dan bagian tubuh lainnya, mengobati diabetes dan hipertensi, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, menghindari minuman beralkohol, dan engelola stres dengan baik. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved