Breaking News:

Pemprov Kalbar Akan Kolaborasi untuk Menggali Potensi UMKM Kalbar

Ia juga berterima kasih kepada Bank Indonesia yang terus konsen dalam pembiaan UMKM baik dari segi kualitas maupun management dan sebagainya.

TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji melihat UMKM di acara Pameran UMKM Terbatas Karya Kreatif Indonesia (KKI) Tahun 2020 di Pendopo Gubernur Kalbar, Senin (31/8/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengatakan kedepan Pemprov Kalbar akan berkolaborasi untuk menggali potensi UMKM yang ada di Kalbar khususnya pada produk lokal yang bisa dipasarkan ketingkat manca negara.

Ia juga berterima kasih kepada Bank Indonesia yang terus konsen dalam pembiaan UMKM baik dari segi kualitas maupun management dan sebagainya.

“Bahkan ada alumni Inkubator Bisnis BI yang sudah punya tiga perusahaan walaupun omsetnya masih ratusan juta tapi itu bagus. Karya kreatif seperti ini harus masyarakatkan supaya orang tahu,” ujarnya saat menghadiri Pameran UMKM Terbatas Karya Kreatif Indonesia (KKI) Tahun 2020 di Pendopo Gubernur Kalbar, Senin (31/8/2020).

Putra Kalbar, Aditya Pradewo Launching Gemarikan.id, Ciptakan UMKM Pada Produk Kelautan Perikanan

Ia mengatakan kedepan Pemprov Kalbar akan kolaborsi bagaimana nanti menggali kompetensi UMKM Kalbar khsusunya produk - produk untuk dipasarkan secara lokal, nasional maupun manca negara.

“Melalui web kita maupun data analityc room bagaimana kita mencoba model memasarkannya , mungkin produk ini bisa dipajang ketika saya ikut webinar untuk pemasaran. Jadi kita cari gimana caranya membantu UMKM agar tetap eksis ditengah pandemi dan bahkan bisa tetap berkembang,” ungkapnya.

Wagub Ria Norsan: UMKM Diharapkan Membantu Memulihkan Perekonomian

Ia mengatakan bahkan dirinya pernah melihat di satu lokasi yang tempatmya masuk di gang kecil tapi usahanya bisa berkembang sampai ke luar negeri dengan pemasaran secara online.

“Kalau masuk gang itu motor susah masuk tapi ada workshop luar biasa dan pembelinya seluruhnya lewat online bahkan menjadi sovenir di beberapa negara,” jelasnya .

Ia mengatakan terkait situmulus jangan hanya mikirkan dalam bentuk uang tapi bisa dalam bentuk kerjasama, peningkatanan kualitas dan sebagainya sampai pada penyediaan bahan baku murah dan mudah. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved