Hadir di Triponcast, Komunitas Serama Beri Edukasi Ayam Hias Unik dan Mahal

Ridho mengaku, dari segi bisnis harga ayam Serama bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah. Harga tersebut bisa fantastis karena susahnya mengh

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ayam Serama 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komunitas Serama Pontianak merupakan komunitas yang memiliki ayam unik dan terkecil di dunia. Komunitas ini hadir bagi para pecintanya yang suka dalam memelihara hewan hias tersebut.

Turut hadir ketua komunitas Ayam Serama, Ridho, yang menjadi narasumber dalam mengisi acara Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) dengan dipandu host Tribun Pontianak Maudy Utami.

Tema Podcast yang bercerita tentang Bebincang Komunitas menghadirkan pengalaman unik dan lucu saat memelihara ayam Serama atau ayam hias dengan ukuran terkecil di dunia.

Ridho mengaku, dari segi bisnis harga ayam Serama bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah. Harga tersebut bisa fantastis karena susahnya menghasilkan anak ayam Serama, karena tidak semua bisa bertahan.

"Saya awalnya mendirikan komunitas ini karena pernah terlintas dipikiran saya bahwa bagaimana terus mengembangbiakkan Serama bagi para pecintanya. Karena biasanya ayam Serama ini hanya dipelihara oleh orang-orang tertentu saja yang hobi," ujar Ridho.

Streaming PSG Vs Munchen Live SCTV & Live UseeTV Streaming Final Liga Champions 2020 Hari Ini

Ia mengakui bahwa, komunitas Serama tidak sebanyak seperti komunitas yang lainnya pada masa awal terbentuk. Ia sendiri merupakan peternak yang menjual ayam unik tersebut.

"Ya saya berfikir, burung saja bisa dikonteskan, kenapa ayam Serama tidak, maka saya mencoba mengumpulkan satu-persatu yang ingin bergabung di komunitas Serama Pontianak," paparnya.

Untuk beratnya saja, ayam Serama maksimal berkisar 5 ons dan Katai bisa lebih dari 5 ons. Pada genetiknya sendiri, ayam ini berasal dari negara Malaysia. Mulanya, ayam Serama merupakan ayam perkawinan silang dari tiga jenis yaitu ayam katai tinggi, ayam kapas dan ayam katai.

"Kita baru sekali adakan kontes pertama di Pontianak, menjelang hari jadi komunitas Serama ini juga, tepatnya di tahun 2019 lalu, kegiatan itu sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat Pontianak bahwa masih ada lagi ayam terkecil di dunia selain ayam Katai," ujarnya.

Dalam pemeliharaan juga tidak ada perawatan khusus seperti hewan lainnya. Hanya saja, kebersihan kandang yang selalu diperhatikan agar tidak banyak kuman dan penyakit serta asupan vitamin untuk menjaga performa ayam tetap sehat.

Lanjutnya, tidak selamanya ayam selalu digunakan untuk disabung dan di potong (konsumsi). Ayam juga bisa untuk disayang dan dirawat. Ayam Serama, juga memiliki dua jenis, yaitu jenis Apple dan Slim.

Selama podcast berlangsung, ayam Serama tetap santai dan berdiri di podiumnya dengan tenang, sehingga ayam tersebut bisa dikonteskan dan harganya yang bisa tinggi, karena keunikan bentuk tubuh dan juga sifatnya yang ramah.

Platform media sosial juga mereka sediakan bagi siapa saja yang ingin bergabung dan ingin memelihara ayam tersebut, baik instagram dan Facebook @ayam Serama Pontianak. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved