Virus Corona Masuk Kalbar

BREAKING NEWS - Sutarmidji Umumkan Positif Covid-19 Melonjak 29 Kasus Kubu Raya Pontianak Tertinggi

Sempat mencatatkan nol kasus konfirmasi setelah semua pasien Covid-19 di Kalbar sembuh, kini kasus positif baru meledak lagi.

Penulis: Syahroni | Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji saat ditemui di Depan Data Analityc Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (5/8/2020) 

Padahal dampak yang akan ditimbulkan akan lebih besar jika lalai dalam pencegahan.

Bahkan menurutnya ada kepala daerah yang meminta pakar berkomentar guna mendukung kebijakannya yang mementingkan masalah lainnya.

"Ada juga kepala daerah memainkan Timses mereka untuk membully setiap kebijakan gugus tugas, kalau saya biarkan saja mereka terserah mau ngomong apa, suruh pakar ngomong apa, suruh timses ngomong apa," kata Midji.

Intinya ia beserta Forkompimda semaksimal mungkin berupaya agar dampak Covid-19 di Kalbar bisa dikendalikan.

"Masyarakat kita perlu di edukasi,  orang tanpa gejala  jika imunnya baik akan baik-baik saja jika tak ada penyakit bawaan, tetapi kita tak tahu pengaruh keterjangkitan itu dengan paru paru dan organ tubuhnya," jelas Midji

Ia hanya bisa menghimbau agar masyarakat mengenakan masker, hindari kerumunan.

Jangan mengikuti  mereka  yang ngeyel, nanti kalau sudah terjangkit akan susah sendiri.

"Guru saya ingatkan, pada diri anda ada beban tangungjawab pada keluarga dan anak didik, Anda haruss disiplin beri contoh," pintanya

Midji menerangkan kasihan anak didik, jika ada guru yang positif maka akan menularkan pada peserta didiknya.

Saat ini banyak guru yang positif Covid-19 sehingga Pemprov Kalbar tidak mengambil risiko membuka sekolah tatap muka untuk SMA SMK.

Sedangkan SD-SMP adalah tanggungjawab kabupaten kota masing-masing dalam mengambil kebijakannya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved