Warga Kubu Raya Kalimantan Barat Diduga Disambar Buaya Saat Mandi Ditemukan Mengapung di Sungai
Banyak warga sering melihat keberadaan buaya di sungai yang sering melintas pada saat siang dan sore hari.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat Munjis hilang diduga disambar seekor buaya saat mandi di lanting yang mengapung di sungai depan rumahnya.
Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Beringin, Polres Kubu Raya Bripka Supriono menerima laporan dari perangkat desa sekitar Senin (10/8/2020) pukul 17.00 WIB.
Karena keterbatasan sinyal di wilayah Desa Tanjung Beringin, Bripka Supriono langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) tentang hilangnya seorang warga Desa Tanjung Beringin.
Informasi tentang hilangnya warga Desa Tanjung Beringin Munjis dari rumahnya diperkirakan warga setempat disambar oleh seekor buaya di lanting atau tempat mandi di depan rumahnya.
Berdasarkan keterangan warga Desa Tanjung Beringin bahwa banyak warga sering melihat keberadaan buaya di sungai yang sering melintas pada saat siang dan sore hari.
"Dan ini dibenarkan beberapa warga lain yang keberadaan tinggalnya di tepi sungai," kata Bripka Supriono, Rabu (12/8/2020).
• Satuan Narkoba Polres Kubu Raya Ringkus Terduga Tersangka Pengedar Narkoba di Jalan Trans Kalimantan
Saat dikonfirmasi adik korban menjelaskan bahwa korban Munjis waktu itu sekitar pukul 03.00 WIB pagi pergi ke sungai untuk mandi di lanting depan rumah.
Pihak keluarga merasa aneh karena korban tidak kembali ke rumah.
Sehingga adik korban dan keluarga mencari dan melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT 01 RW 01 dan perangkat desa, bahwa kemungkinan korban sudah disambar oleh buaya.
"Pada Selasa (11/8/2020) sekitar pukul 14.00 WIB korban berhasil ditemukan mengapung di sungai. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas setempat untuk dilakukan visum luar," ungkapnya.
• Gunakan Obeng dan Pengait Besi Saat Beraksi, Dua Tersangka Perusakan 14 ATM Ditangkap Polisi

Kejadian ini sudah yang ketiga kalinya, dikarenakan aktivitas warga setempat hampir seluruhnya berada di Sungai Sidi Manok.
Jenis Buaya Indonesia
Hellen Kurniati, pakar buaya di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyebutkan buaya muara dengan nama latin Crocodylus porosus ini merupakan salah satu jenis buaya yang ganas dan berbahaya.
Pasalnya, hewan ini berada di atas dalam rantai makanan sehingga jenis mangsa buaya akan berubah seiring umur dan ukurannya.
"Kalau masih bayi, dia makannya ya anak ikan atau kodok, besar sedikit akan makan ikan. Semakin besar ukuran buaya, mangsanya akan semakin besar juga untuk mencukupi kebutuhannya," katanya dikutip dari kompas.com.