Breaking News:

Catatan Operasi Patuh Kapuas 2020 Polres Sintang 2 Orang Meninggal, 1 Luka Berat dan 540 Pelanggaran

Dari data kecelakaan tersebut, korban meninggal dunia 2 orang dan 1 orang mengalami luka berat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PERIKSA - Anggota Satlantas Polres Sintang memeriksa surat menyurat kendaraan pengendara yang terjaring Operasi Patuh Kapuas 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Operasi Patuh Kapuas 2020 yang berlangsung sejak tanggal 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 selesai digelar.

Setiap harinya selama operasi razia dilakukan oleh personel yang terlibat, mencakup pemeriksaan rata-rata lebih dari 250 kendaran setiap harinya.

Dari kegiatan tersebut, tercatat ada 540 pelanggaran yang terjadi.

Dari total pelanggaran tersebut, yang mendapat teguran sebanyak 188 kali sisanya mendapatkan tilang dari petugas.

Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Aula Hadiputra mengatakan dari hasil operasi patuh Kapuas yang digelar selama 2 pekan.

Terpantau ada peningkatan kepatuhan berlalu lintas di masyarakat Sintang secara umum.

Indikatornya dilihat dari banyaknya pemohon perpanjangan SIM yang meningkat dan pembayaran pajak kendaraan bermotor juga cukup banyak.

“Itu artinya, ada peningkatan kesadaran masyarat dalam menertibkan diri untuk berlalu lintas. Di lapangan, terlihat tingkat penggunaan helm di masyarakat juga sudah lebih baik, dan taat aturan,” kata Aulia, Kamis (6/8/2020).

1 Tersangka Narkotika Anak di Bawah Umur Bersama Dua Rekannya Diamankan Polres Mempawah

Dalam catatan tim operasi, tercatat juga ada sejumlah kecelakan lalu lintas yang terjadi pada masa pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2020 ini.

Ada 2 kasus kecelakaan yang melibatkan 3 kendaraan roda 2 dan 1 unit kendaraan roda 4 atau lebih.

Dari data kecelakaan tersebut, korban meninggal dunia 2 orang dan 1 orang mengalami luka berat.

“Kita mengimbau setelah operasi Patuh ini masyarakat tetap tertib berlalu lintas, tetap patuhi protokol kesehatan karna meski operasi Patuh Kapuas berakhir," imbaunya.

"Meski operasi Kapuas selesai, ke depan kita tetap melaksanakan kegiatan razia-razia. Hanya saja tidak setiap hari seperti selama operasi ini,” jelas Aulia. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved