Breaking News:

Zulfydar Minta Pertamina Tak Bikin Warga Antre Elpiji Subsidi Kembali

Akan tetapi yang terjadi di Kalbar justru sebaliknya, jika momen tertentu dan jelang hari besar pasti terjadi kelangkaan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar meminta pemerintah kota Pontianak dapat menemukan pokok masalah soal antrean pembelian LPG 3kg di Kota Pontianak.

Ia menilai kejadian antrean LPG 3Kg terkesan hanya terjadi di Kalimantan barat. Sementara di daerah di luar Kalbar tidak ada terdengar atau terkekspose terjadinya antrian panjang pembelian LPG 3kg.

"Contohnya Di Jakarta LPG 3 kg tersedia dimana mana termasuk 5,5 kg, 12 kg dan tidak pernah ada keributan atau kelangkaan," ujarnya.

Menurutnya hal tersebut menandakan bahwa  stok dan kebutuhannya seimbang. Akan tetapi yang terjadi di Kalbar justru sebaliknya, jika momen tertentu dan jelang hari besar pasti terjadi kelangkaan.

"Apalagi warga yang sudah terdampak Covid-19. Akibatnya warga miskin bertambah di ikuti dengan new normal jadi saat ekonomi ingin bergeliat malah LPG nya tidak tercukupi," paparnya.

Tanggapi Kritikan Gubernur Sutarmidji, Bupati Muda : Tenangkan Dulu

Dirinya juga mempertanyakaan tentang informasi yang diterimanya, bahwa Pertamina sudah menggelontorkan tabung tambahan sebanyak tiga kali lipat.

"Kita minta agar seperti di Jakarta, tidak ada keributan soal LPG. Jangan sampai persoalan sama terulang, Pertamina yang perlu menyampaikan keadaan  kebutuhan barang. Bukan masyarakat bertanya-tanya terus," ujarnya.

Jika benar ada penambahan, harus di atas empat kali lipat agar semuanya tercukupi kuota di Pontianak atau kalbar. Selain itu agar harga eceran tertinggi tetap terjaga seharusnya bukan lewat operasi pasar saja.

"Harus ada pengecekan distribusi dari agen ke pangkalan hingga ke masyarakat," ujarnya.

"Kalau sudah ada antrean, pertamina harus besarkan kuota. Tambah 400 persen dari kuota yang ada. Puluhan tahun orang masih antre LPG di Pontianak, ada apa ini, orang sudah ke bulan kita masih kayak gitu," pungkasnya. (*)

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved