Ketua DPD PDI Perjuangan Lasarus Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha Pada Umat Muslim
Atas nama pribadi, keluarga dan segenap keluarga besar PDI Perjuangan Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1441 Hijriah.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Barat Lasarus mengucapkan selamat Idul Adha kepada segenap umat Islam yang merayakannya.
Di momen Idul Adha tahun ini, Lasarus mendoakan warga muslim di Kalimantan Barat agar selalu dinaungi keberkahan oleh Tuhan yang Maha Esa.
"Atas nama pribadi, keluarga dan segenap keluarga besar PDI Perjuangan Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1441 Hijriah kepada seluruh umat muslim di Kalimantan Barat," ucap Lasarus dalam keterangan persnya, Jumat (31/7/2020).
"Semoga umat Islam di Kalimantan Barat selalu dinaungi keberkahan oleh-Nya," harapnya.
• Ribuan Umat Islam di Kalbar Ikuti Salat Id di Halaman Masjid Raya Mujahidin
Lasarus yang juga Ketua Komisi V DPR RI mengaku memahami perasaan umat Islam ketika merayakan Idul Adha pada tahun ini.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini masyarakat muslim merayakan lebaran haji di tengah suasana pandemi corona.
Kondisi itu pun diharapkan Lasarus tidak mengurangi sukacita umat Islam dalam merayakan Idul Adha.
"Pandemi corona memaksa kita semua untuk membiasakan perilaku-perilaku baru, termasuk dalam hal beribadah," tuturnya.
"Salat Id yang biasanya tidak perlu memakai masker, kini memakai. Nah, mudah-mudahan kebiasaan-kebiasaan baru itu tidak mengurangi kebahagiaan kita semua dalam merayakan Idul Adha," ungkapnya.
Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Barat II itu juga menyampaikan imbauan terkait pemotongan dan pembagian hewan kurban yang biasanya dilakukan saat Idul Adha.
• UP3 PLN Singkawang Beri Promo Murah Tambah Daya Gebyar Kemerdekaan RI
Lasarus mengimbau agar proses pemotongan dan pembagian hewan kurban dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Di antaranya seperti mengurangi jumlah panitia, membatasi kepadatan orang di tempat pemotongan, tidak mengizinkan panitia yang menderita sakit flu untuk ikut bertugas dan menjaga jarak.
"Saya berharap agar proses pemotongan dan pembagian hewan kurban dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Jangan ada kerumunan, panitianya dibatasi dan tetap jaga jarak," harapnya. (*)