Golkar-PKB Sepakat Tunggu Survei Tentukan Posisi Bupati-Wakil Bupati di Pilkada Sambas

Bakal nama sudah masing-masing memunculkan, kalau Golkar Bu Rubaety, dari PKB Pak Heroaldi, sudah final

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Jajaran fungsionaris Golkar dan PKB Kalbar foto bersama usai melakukan pertemuan untuk membahas pilkada Sambas di Gedung Zamrud, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Senin (27/07/2020). 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Partai Golkar dan PKB sepakat untuk menunggu hasil survei guna menentukan siapa yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati untuk maju sebagai Bapaslon di Pilkada 2020 Sambas.
Hal ini diungkapkan Ketua DPW PKB Kalbar, Mulyadi Tawik dan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalbar, Adang Gunawan pasca menggelar pertemuan di Gedung Zamrud, Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Senin (27/7/2020).
Ketua DPW PKB Kalbar, Mulyadi Tawik menjelaskan jika pertemuan yang digelas jajarannya guna memastikan kesepakatan untuk berkoalisi dengan Golkar khususnya Pilkada Sambas.
"Bakal nama sudah masing-masing memunculkan, kalau Golkar Bu Rubaety, dari PKB Pak Heroaldi, sudah final," kata Mulyadi, Senin (27/07/2020).
"Mekanisme dua partai ini terkait masalah siapa yang Bupati dan Wakil Bupati kita sepakati untuk survei, kita menginginkan masukan dari masyarakat terkait pemimpin Sambas kedepan. Kita tidak egois dan kita minta masukan dari masyarakat Sambas yang mana yang lebih baik, siapa Bupati dan Wakilnya," tambah Mulyadi Tawik.
Ia pun meyakini, jika masyarakat Sambas akan familiar dengan Partai Golkar dan PKB.
"Saya yakin masyarakat Sambas tidak asing lagi dengan Golkar dan PKB, dan kami ingin benar-benar membangun Sambas yang lebih baik kedepannya. Banyak hal yang kami rindukan untuk Kabupaten Sambas yang lebih baik, karena bagaimanapun Sambas terkenal dengan Serambi Mekkah, yang agamis, masyarakat sosial dinamis," jelasnya.
"Kekuatan PKB dan Golkar untuk Sambas saya yakin kemungkinan koalisi akan bertambah dari partai lain dan kita welcome," timpal Mulyadi Tawik.
Mulyadi pun menjelaskan, jika pasca survei usai, pihaknya bakal segera mengumumkan para balon termasuk juga daerah lainnya.
"InsyaAllah dalam waktu dekat hasil survei akan kita umumkan dan sekarang berjalan, semoga kita mendapatkan calon pemimpin terbaik untuk Sambas. Untuk daerah lain akan kita umumkan nanti," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua DPC PKB Sambas, Juliarti Djuhardi Alwi memastikan pihaknya bakal menyiapkan strategi khusus untuk pemenangan.
"Tentu, jangan ditanya lagi, kita punya strategi," kata  Juliarti Djuhardi Alwi
Lebih lanjut, Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini pun menyambut baik jika memang nantinya komposisi bapaslon adalah Heroaldi-Rubaety.
"Kami memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada Partai Golkar memberi kesempatan kepada PKB untuk menjadi posisi nomor satu tapi tunggu hasil survei, Insyallah saya berharap rakyat jujur dibawah dan bisa memberi warna bahwa pasangan Heroaldi-Rubaety atau Rubaety-Heroaldi memberikan perubahan yang lebih baik untuk Sambas," tukas  Juliarti Djuhardi Alwi.
Sementara itu, senada juga dipaparkan Ketua Harian DPD Golkar Kalbar, Adang Gunawan.
"Kalau Golkar di Sambas sudah tegas bergabung bersama PKB karena sudah cukup, tapi jika ada yang mau ikut bergabung kami menerima dengan selebar-lebarnya untuk memperkuat calon Bupati di Sambas," ujar Adang Gunawan
"Kita sudah lihat surat dari PKB sudah jelas kepada Heroaldi, tinggal menunggu kesepakatan kita siapa yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati. Berdasarkan kesepakatan kemarin kita menunggu survei, sehingga setelah survei kita bisa cepat menentukan pasangan Bupati dan Wakil Bupati," tambah Adang Gunawan.
Lebih lanjut, ia menegaskan untuk partai berlambang pohon beringin sendiri tidak mempermasalahkan mengenai posisi karena keinginan rakyat bakal nampak dari hasil survei nantinya.
"Didalam pertemuan ini, kita hilangkan rasa ego, kursi 6 harus jadi Bupati, tidak, tapi kita dari hasil keinginan masyarakat Sambas yakni hasil survei, kita realistis karena survei hasil suara rakyat," ujarnya.
Adang berkeyakinan hasik dari survei bakal keluar dalam waktu dekat setidaknya pekan depan.
"InsyaAllah seminggu paling lambat 10 hari bakal diumumkan," pungkasnya. (dho)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved