Juliarti Ungkap PKB dan Golkar Segera Bertemu Bahas Koalisi di Pilkada Sambas

Namun untuk pengocokan posisi siapa yang menjadi bupati dan wakil bupati, Prabasa menjelaskan tergantung hasil survei.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HAMDAN DARSANI
Ketua DPC PKB Sambas, Juliarti 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPC PKB Sambas, Juliarti Djuhardi Alwi membeberkan jika pihaknya bakal bertemu Golkar untuk membahas koalisi di  Pilkada Sambas 2020.

Mantan Bupati Sambas ini menjelaskan, jika PKB bakal berkoalisi dengan partai berlambang beringin tersebut, walaupun memang belum ditentukan siapa yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati.

Hal ini menyusul surat rekomendasi nomor 3133/DPP/01/VII/2020 oleh DPP PKB yang isinya menyebutkan menyetujui dan merekomendasikan Heroaldi H Djuhardi sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati.

Selain itu, dalam surat tersebut juga diperintahkan agar struktur dan anggota PKB untuk berkoordinasi dengan calon yang direkom untuk memenangkan Pilkada.

PKB Beri Mandat ke Heroaldi di Pilkada Sambas, Ini Paparan Juliarti Djuhardi Alwi

Golkar Kalbar Targetkan Menang di Lima Daerah Pemilukada 2020

"Dalam waktu dekat saya dan pak ketua DPW akan bertemu dengan Sekretaris Golkar Kalbar, Prabasa untuk memperkuat koalisi dengan saling menyerahkan usungan partai," kata Juliarti, Minggu (26/07/2020).

"Kita Heroaldi-Rubaeti," timpal Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini.

Diketahui, jika Heroaldi H Djuhardi sendiri merupakan adik dari Juliarti Djuhardi Alwi.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar, Prabasa Anantatur mengungkapkan peluang Partai Golkar berkoalisi dengan PKB di Pilkada Sambas 2020.

Untuk diketahui, Golkar di Sambas mempunyai 6 kursi dan PKB mempunyai 4 kursi sehingga telah memenuhi persyaratan yang mana harus ada 9 kursi untuk mendaftar sebagai calon di KPU.

Prabasa menerangkan, dari koalisi tersebut dimungkinkan kader Golkar, Rubaeti Erlita berpasangan dengan kader PKB Heroaldi Djuhardi Alwi.

"Golkar di Sambas sudah final tinggal mencari pasangan dan koalisi Partai.

Insyallah Rubaeti-Hero atau Hero-Rubaeti," kata Prabasa.

Namun untuk pengocokan posisi siapa yang menjadi bupati dan wakil bupati, Prabasa menjelaskan tergantung hasil survei.

"Golkar di Sambas mengadakan survei ulang bersama koalisi untuk memenangkan 9 Desember 2020.

Pasangan Rubaeti-Hero atau Hero-Rubaeti tidak mempermasalahkan siapa yang nomor satu atau nomor dua, yang penting Bupati dan Wakil Bupati kedepan harus kompak dalam menjalan pemerintahan yang diinginkan," katanya. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

--

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved