Tiga Hari di Bulan Dzulhijjah Umat Islam Dilarang Melaksanakan Ibadah Puasa Hari Mulia di Mata Allah
Muhammadiyah di Indonesia yang menetapkan Hari Raya Idul Adha 2020 31 Juli maka hari Tasyrik akan terjadi pada tanggal 1, 2 dan 3 Agustus.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pada bulan Dzulhijjah ada tiga hari dimana setiap umat Islam dilarang untuk melaksanakan ibadah puasa.
Hari dimana umat Islam dilarang melaksanakan ibadah puasa sunnah disebut juga sebagai hari Tasyrik.
Hari Tasyrik atau dilarangnya berpuasa pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.
Hari Tasyrik disebutkan dalam hadis sebagai hari yang paling mulia di sisi Allah sama juga denga hari Idul Adha.
Hal ini disebutkan dalam hadist yang dikeluarkan oleh Abu Daud.
إِنَّ أَعْظَمَ الأَيَّامِ عِنْدَ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَوْمُ النَّحْرِ ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ
“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qorr (hari tasyriq).”
Nabi Muhammad juga pernah bersabda, hari tasyrik merupakan hari untuk menikmati makanan dan minuman.
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
“Hari-hari tasyriq adalah hari menikmati makanan dan minuman.”
Jika melihat ketetapan yang telah dibuat oleh pihak Muhammadiyah di Indonesia yang menetapkan Hari Raya Idul Adha 2020 31 Juli maka hari Tasyrik akan terjadi pada tanggal 1, 2 dan 3 Agustus.
Selain pihak Muhammadiyah, Pemerintah Arab Saudi juga sudah menetapkan waktu pelaksanaan ibadah Haji.
Melansir dari Tribun News, Pemerintah Arab Saudi menetapkan tanggal 29 Juli 2020 mulai rangkaian haji.
29 Juli 2020 bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1441 H dan 9 Dzulhijjah 1441 Hbertepatan dengan 30 Juli.
Jika dihitung mundur maka 1 Dzulhijjah akan dimulai pada tanggal 22 Juli 2020.