Prajurit Satgas Bersama Masyarakat Bangun Bendungan di Perbatasan Jagoi Babang Bengkayang

Lanjutnya, hingga hari ini anggota jajaran bersama masyarakat masih bersama saling bahu membahu mengumpulkan bahan material dan membangun bendungan

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Prajurit Satgas Pamtas Yonif R 641/BRU bersama masyarakat perbatasan Jagoi Babang bangun bendungan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif R 641/Bru membantu pembangunan bendungan sungai Gombul bersama-sama masyarakat Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

Pembangunan bendungan sungai Gombul dimulai dari hari Sabtu (18/07) sampai dengan selesai karena melihat kondisi masyarakat Kecamatan Jagoi Babang, khususnya Desa Jagoi Babang, Desa Sekidak dan Dusun Sejaro yang selama ini kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Mengetahui hal tersebut, Wadan Satgas Yonif R 641/Bru, Mayor Inf Dede A. Ramdan, memerintahkan anggota jajaran dari Pos Kout dan Pos Koki SSK II Jagoi Babang untuk terjun langsung ke masyarakat membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat dengan menggelar karya bakti membangun bendungan Sungai Gombul, Jagoi Babang.

Ratusan Personel Polresta Pontianak Dikerahkan Bantu Korban Angin Puting Beliung

Bantu Hilangkan Trauma Pasca Angin Puting Beliung, Para Polwan Polresta Pontianak Hibur Anak-anak

Personel TNI dari Satgas Yonif R 641/Bru yang dipimpin oleh Letda Chk Dwi Saleh turun di lokasi untuk mengangkut materill bangunan bersama masyarakat Jagoi Babang menuju tempat pembangunan bendungan Sungai Gombul.

"Kegiatan karya bhakti pembangunan bendungan Sungai Gombul pada tahap awal ini adalah pengangkutan materill bangunan berupa batu dan karung-karung pasir yang akan digunakan untuk membendung aliran sungai tersebut,"kata Wadan Satgas Yonif R 641/Bru, Mayor Inf Dede A. Ramdan pada Senin (21/7/2020). 

Lanjutnya, hingga hari ini anggota jajaran bersama masyarakat masih bersama saling bahu membahu mengumpulkan bahan material dan membangun bendungan tersebut.

"Pada tahap berikutnya secara bertahap dan terjadwal akan diselesaikan dengan pembuatan konstruksi penahan air,"katanya Wadan Satgas Yonif Raider 641/BRU

Dan Wadan Satgas Yonif R 641/Bru ini juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud Satgas Pamtas dalam membantu masyarakat sekitarnya untuk mendapatkan air bersih.

Kapolresta Pontianak Kerahkan Personel Amankan Wilayah Terdampak Angin Puting Beliung

"Semoga kegiatan pembangunan bendungan ini segera rampung sehingga jerih payah TNI dan masyarakat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Jagoi Babang,” kata Dede.

Sementara Ketua Dewan Adat Kecamatan Jagoi Babang, Kasminto (58) menyambut baik dan mengapresiasi dukungan dari pihak Satgas Pamtas dan sebagai perwakilan warga menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI,

"Kami sangat berterima kasih khususnya Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru, karena telah membantu proses pengerjaan dan pengangkutan material dalam rangka pembangunan bendungan Gombul ini,"katanya.

Lanjutnya, dan sebagai warga bangga punya TNI yang memiliki tugas bukan hanya menjaga perbatasan RI-Malaysia saja, tetapi juga membantu masyarakat yang ada di Desa Jagoi Babang ini. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved