Sebilah Pisau Ditemukan di Sekitar Lokasi Meninggalnya Yodi Prabowo Editor Video Metro TV
Pasalnya di sekitar loaksi ditemukannya mayat, pihak kepolisian setempat mendapati sebilah senjata tajam (sajam) jenis pisau dengan bercak darah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PESANGGRAHAN - Satu mayat pria ditemukan tergeletak di sisi Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) Kilometer 16, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Jumat, 10 Juni 2020 sekitar 11.30 WIB.
Diketahui, jasad pria tersebut beridentitas Yodi Prabowo yang merupakan editor video stasiun televisi Metro TV.
Meninggalnya Yodi menimbulkan tanda tanya besar bagi pihak keluarga, kerabat serta tempat bekerjanya.
News Director Metro TV, Arief Suditomo mengatakan bila temuan pisau itu turut menyertai tanda tanya besar dari pihak berduka.
Pihaknya pun meminta kepada kepolisian setempat agar dapat menuntaskan peneyebab kematian dari pekerjanya itu.
"Saya meminta dalam situasi ini atas nama Metro TV saya meminta kepada pihak kepolisian untuk sesegera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini."
"Agar kita semua bisa lebih tenang untuk pada akhirnya bisa mendapatkan keadilan dari apa yang dialami oleh alamarhum Yodi," kata Arief kepada wartawan dilokasi, Pesanggrahan, Jaksel, Jumat (10/7/2020).
Di sisi lain, Arief mengaku bila pihaknya belum dapat menyimpulkan kematian korban dengan pemberitaan yang ada.
Menurutnya, ia bersama keluarga dari almarhum menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut pihak yang berwajib untuk menuntaskannya.
"Saya belum tahu (ada kaitannya dengan pemberitaan), hanya itu yang bisa saya sampaikan. Segala sesuatunya akan saya serahakan kepada pihak kepolisian dari Polres Jakarta Selatan untuk menangani ini semua.
Dan kami percaya bahwa segala kekuatan yang dimiliki oleh pihak Polres Jakarta Selatan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini," tandasnya.
Sebelumnya Arief Suditomo angkat bicara terkait penemuan jenazah Yodi.
“Ini merupakaan kedukaan yang kita alami bersama, keluarga dan stasiun. Seluruh jasa-jasa almarhum tidak hanya akan kami kenang di Metro, tapi akan selalu jadi bagian doa kita,” ujarnya, Jumat.
Arief pun meminta polisi untuk terus mengusut tuntas kasus tewasnya Yodi.
“Saya meminta dalam situasi ini, atas nama Metro TV, untuk sesegera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini, agar kita semua lebih tenang dan pada akhirnya mendapatkan keadilan dari apa yang dialami alamarhum Yodi,” tuturnya.