Bolehkah Shalat Tahajud Jika Belum Tidur? Ini Niat Sholat Tahajud Lengkap Doa Dzikir dan Keutamaan

Menurut hadits nabi, sholat yang paling utama dikerjakan setelah sholat fardhu adalah Shalat Tahajud.

NET/ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Apakah boleh melaksanakan Sholat Tahajud jika kita belum tidur?

Sholat Tahajud merupakan Sholat Sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, walaupun tidurnya hanya sebentar.

Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata "tahajjud", yaitu "bangun dari tidur".

Jadi syarat untuk melaksanakanshalat tahajud adalah "telah tidur sebelumnya", walau sebentar.

Hukum Sholat Tahajud adalah sunnat mu'akkad, yaitu sangat dianjurkan, sebab menurut hadits nabi, sholat yang paling utama dikerjakan setelah sholat fardhu adalah Shalat Tahajud.

Jumlah rakaat Sholat Tahajud minimal 2 rakaat, dan maksimal tidak terbatas. Jadi Sholat Tahajud boleh dikerjakan berapa saja, sekuatnya.

Rasulullah saw pernah mengerjakan Sholat Tahajud sebanyak 10 rakaat ditambah 1 rakaat sunat witir, 8 rakaat ditambah 1 rakaat sunat witir, dan 8 rakaat ditambah 3 rakaat sunat witir.

Jadi dalam melaksanakan Sholat Tahajud sebaiknya ditambah dengan shalat sunat witir.

Sholat Tahajud ini hendaknya dikerjakan 2 rakaat 2 rakaat (2 rakaat salam).

Sedangkan Sholat sunat Witirnya, jika dikerjakan lebih dari satu rakaat, misalnya 3 rakaat, boleh dikerjakan sekaligus dengan satu salam, boleh pula dikerjakan 2 rakaat dahulu, kemudian 1 rakaat sisanya.

Halaman
1234
Editor: Rizky Zulham
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved