Breaking News:

Mendikbud Nadiem Makarim Sebut Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Dipermanenkan, Pengamat Ungkap Dampaknya

Ia menyebutkan, pemanfaatan teknologi memberi kesempatan kepada sekolah melakukan berbagai modeling kegiatan belajar.

Editor: Madrosid
Warta Kota/henry lopulalan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Masa pandemi covid-19, pendidikan di Indonesia dilaksanakan dengan metode pembelajaran jarak jauh, khususnya melalui program kemendikdbud bersama TVRI di jenjang SD-SMA.

Proses ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus akibat kontak dan perkumpulan.

Sampai saat ini pembelajaran jarak jauh masih diterapkan, kemungkinan seterusnya selama pandemi terjadi dan untuk wilayah berisiko.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkapkan, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh bisa diterapkan permanen setelah pandemi Covid-19 selesai.

Berdasarkan penilaian Kemendikbud, kegiatan belajar-mengajar dengan memanfaatkan teknologi akan menjadi hal yang mendasar.

Ia menyebutkan, pemanfaatan teknologi memberi kesempatan kepada sekolah melakukan berbagai modeling kegiatan belajar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (3/7/2020).

Pernyataan Mendikbud inipun mendapat tanggapan dari sejumlah pengamat pendidikan, bagaimana praktek dan dampaknya jika diterapkan pembelajaran jarak jauh dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai, maksud pernyataan Nadiem adalah pembelajaran jarak jauh sebagai bagian dari proses pembelajaran.

"Baik yang sifatnya penuh, maupun hybrid, model daring dan luring. Kalau untuk yang pembelajaran jarak jauh penuh, saya rasa belum siap," kata Doni saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/7/2020).

Di Depan DPR RI, Menteri Pendidikan Nadiem Sebut Metode Pembelajaran Jarak Jauh akan Permanen

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved