Siapkan Pedoman Pencegahan Karhutla Berbasis Masyarakat, Minamas Plantation Gandeng Untan
Menurutnya dengan makin banyaknya jumlah desa mandiri di Kalbar untuk kemudian program desa mandiri cegah api (DMCA) bisa turut diaplikasikan di sana
“Dalam surat edaran Gubernur itu pula diminta para perusahaan pemegang izin usaha pertambangan, perkebunan dan kehutanan se-Kalbar terkait penyaluran CSR perusahaan kepada masyarakat terdampak Covid-19,” sampainya.
• Pembukaan TMMD ke-108 Kodim 1203/KTP Berbeda dari Tahun Sebelumnya, Dandim: Sesuai Arahan Pusat
• Buka TMMD ke-108 di Makodim 1203/KTP, Ini Penjelasan Bupati Martin
• Kembangkan Wisata di Kepulauan Karimata, Bupati Citra Akan Berdayakan Masyarakat Lokal
Pemerintah juga melakukan peningkatan pelibatan masyarakat dalam pencegahan karhutla melalui program langit biru di Bumi Khatulistiwa. Selain itu juga melanjutkan pendampingan Masyarakat Peduli Api di 67 kelompok dengan 1.340 personil Manggala Agni.
Hingga saat ini Minamas Plantation terus memantau situasi yang berlangsung di seluruh lokasi perusahaan dengan seksama, pemantauan dilakukan setiap hari melalui sistem Plantation Location Intelligent Universal Management (PLATINUM).
Ini dilakukan dengan menggunakan data-data dari satelit pada titik panas di peta area konsesi untuk dapat mendeteksinya dengan cepat.
Seluruh titik api yang terdeteksi akan segera dilaporkan kepada pihak berwenang dan prosedur yang sama juga diterapkan dalam standar operasional perusahaan.
Selain itu, Minamas Plantation juga memiliki program pendekatan masyarakat melalui program Desa Mandiri Cegah Api (DMCA) yang dibentuk sejak tahun 2014.
Program DMCA tersebut dilaksanakan di setiap desa-desa sekitar operasional perusahaan, yang hingga kini sudah mencapai 29 desa atau mencakup total area desa binaan seluas 161 ribu hektare.
Melalui program DMCA tersebut, pemahaman akan bahaya karhutla dapat terus meningkat di masyarakat secara luas. Beberapa program baru juga kini mulai dilakukan yaitu Program Guru Peduli Api yang melibatkan setidaknya 662 Guru dan Kepala Sekolah di 60 sekolah di sekitar wilayah operasional Perusahaan serta Program Penghargaan Desa Bebas Api.
• BREAKING NEWS - Datangi Disdikbud Kalbar, Puluhan Orang Tua Protes Hasil PPDB
• BAGAIMANA Ramalan Zodiak Cinta Rabu 1 Juli 2020, Capricorn Gelisah, Sagittarius Mengabaikan, Taurus?
• SONTAK VIRAL, INI KRONOLOGI Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya Sampai Sujud di Kaki Seorang Dokter
Selain itu, Minamas juga bekerjasama dengan pemerintah lokal untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat melalui Masyarakat Peduli Api (MPA).
Sampai tahun 2020, Minamas Plantation telah bekerjasama dengan Universitas Riau, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Jambi dan Universitas Sriwijaya dan Universitas Palangkaraya.
Perpanjangan program ini terus dilakukan dan saat ini kerjasama dengan Universitas Tanjungpura untuk program yang sama dengan jumlah 5 desa yang akan mendapatkan pendampingan.
Dengan dukungan dan kerjasama masyarakat, Minamas berkomitmen untuk sepenuhnya memastikan inisiatif-inisiatif tersebut dilaksanakan dengan partisipasi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sehingga ada keikutsertaan secara penuh demi terciptanya lingkungan yang aman dan berkelanjutan.