Massa Desak Cabut RUU HIP, DPRD Kalbar Janji Sampaikan Aspirasi ke Pusat

Adapun Aspirasi yang disampaikan ialah meminta agar dicabut dan dibatalkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Suasana saat massa dari berbagai elemen dan unsur masyarakat melakukan aksi demontrasi meminta agar dicabut dan dibatalkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dari Prolegnas di Kantor DPRD Provinsi Kalbar, Jumat (26/06/2020). -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Massa dari berbagai unsur Ormas berkumpul menyampaikan aspirasi di depan halaman kantor DPRD Provinsi Kalbar, Jl Ahmad Yani Pontianak, Jumat (26/4/2020). 

Adapun Aspirasi yang disampaikan ialah meminta agar dicabut dan dibatalkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dari Prolegnas.

Massa yang yang dominan menggunakan pakaian putih-putih ini pun mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan ataupun Kepolisian.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad, beserta jajaran seperti Zulkarnaen Siregar, H Mad Nawir, H Ishak Ali Al Mutahar dan H Fatahillah Akbar menyambut perwakilan massa yang tampak dipimpin oleh Sultan Pontianak, Syarif Mahmud Melvin Al Qadri.

Rangkuman Diskusi & Momen ILC RUU Haluan Ideologi Pancasila, Mulai Lantunan Azan Hingga Sikap PDIP

PPDB Jatim Tahap 3 Reguler SMK & Nilai Rapor SMA Sampai 27 Juni, Kapan Batas Jam di Ppdbjatim.net ?

Sy Amin Muhammad menyambut baik aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Secara pribadi ia pun berpendapat sama dengan apa menjadi aspirasi.

"Kita bersimpatik kepada masyarakat Kalbar khususnya umat Islam, mereka inikan Pancasila. 

Sehingga jika ada indikasi orang-orang atau kelompok yang ingin merubah Pancasila mereka tidak mau. 

Kita hargai dan hormati serta akan kita teruskan ke pusat," katanya, Jumat (26/06/2020).

"Pancasila sudah tidak boleh dikotak-katik lagi, sudah final, tinggal implementasi masing-masing saja. 

Halaman
123
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved