human interest story

Festival Bacang 2020 Singkawang Fokus Bakti Sosial

Hari Bacang di zaman saat ini maknanya adalah orang yang banyak berbuat kebaikan pasti dikenang banyak orang.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Didit Widodo
tribun pontianak
BACANG - Wali kota mencoba meletakan satu buah bacang, melengkapi jumlah tumpukan bacang menjadi 5.055 buah di Gedung SSC, Kamis (25/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizki

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Ketua Panitia Festival Bakcang, Bun Cin Thong menuturkan meski Festival Bacang 2020 saat situasi masih Pandemi Covid-19, maka panitia lebih fokus ke baksos dengan membagikan bacang kepada Tim Gugus Tugas Covid 19 maupun kemasyarakat lain.

"Tujuan kita mengadakan Festival Bacang di Kota Singkawang ini untuk memperkenalkan sejarah bakcang kepada masyarakat. Untuk tahun depan kita akan kemas acaranya lebih menarik dan lebih meriah lagi setelah pandemi Covid-19 berakhir," ujarnya, Kamis (25/6/2020).

Protokol Kesehatan Dalam Festival Bacang, Panitia Usung Tema Berbagi Kasih

Pemkab Sekadau Bahas Persoalan Batas Wilayah Antar Desa

Hari Bacang di zaman saat ini maknanya adalah orang yang banyak berbuat kebaikan pasti dikenang banyak orang.

"Jadi jasanya tidak akan dilupakan, sejarah bacang itu pada jaman dulu itu adalah bukti cinta masyarakat kepada pejabat negaranya atas kebaikannya, artinya kita jadi orang, atau perkumpulan atau pejabat dan elemen masyarakat apapun harus lakukan yang terbaik untuk masyarakat supaya dikenang terus," ujarnya.

Selain itu, ia menuturkan tim panitia memiliki konsep untuk memperkenalkan budaya-budaya Tionghoa seperti Cap Go Meh, Bacang, dan lainnya.

"Cap Go meh sudah bisa dikatakan berhasil karena agendanya sudah internasional, untuk yang festival lainnya yang baru masih kita usahakan agar terkenal seperti Cap Go Meh," tukasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved