Warga Masih Abai Protokol Kesehatan, Edi Kamtono: Sulit Tracing Pasien Covid-19
Memang ada penambahan kasus positif akan tetapi ada juga pasien yang sembuh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan kesulitan yang dialami Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pontianak untuk melakukan tracing atau melacak asal muasal penularan pasien Covid-19 saat ini.
Edi menyebut, tim gugus tugas sudah sulit melakukan identifikasi penambahan kasus tersebut berasal dari klaster yang mana.
"Ada yang tertular karena orangtuanya telah terkonfirmasi duluan. Kalau kluster, karena kita sudah transmisi lokal, kita agak sulit melakukan tracing," ungkap Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kamis (18/6/2020).
Kasus konfirmasi Covid-19 memang masih terjadi di Kota Pontianak. Pada Rabu (17/6), ada enam warga Pontianak yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Rumah Sakit Untan dan juga Laboratorium di Jakarta.
Total, pada Rabu terdapat tambahan 12 kasus. Kasus terbanyak disumbangkan oleh Kota Pontianak yakni 6 kasus disusul daerah lainnya yakni Sanggau 2 kasus, Ketapang 1 kasus, Kubu Raya 2 kasus, Singkawang 1 kasus.
Hingga Kamis, di Kota Pontianak terdapat 115 kasus positif Covid-19. Sementara itu, ada 87 orang sudah dinyatakan sembuh dan lima orang tercatat meninggal dunia.
Persentase kesembuhan di Kota Pontianak mencapai 76 persen. Saat ini, masih ada 23 orang yang menjalani perawatan dan isolasi.
• Tujuh Petugas Bandara Supadio Pontianak Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
Pontianak juga mencatatkan jumlah PDP mencapai 161 orang dengan rincian 28 orang dalam proses pengawasan, 98 selesai pengawasan dan 35 orang meninggal dunia. Kecamatan paling tinggi kasus penularan atau terdapat kasus positif adalah, Pontianak Selatan dengan 28 kasus.
Sementara Pontianak Barat dan Pontianak Kota masing-masing 25 kasus. Kecamatan paling rendah kasus positif Covid-19 adalah Pontianak Utara dengan delapan kasus.
Apabila ditarik dalam kelurahan, kelurahan paling tinggi kasus positif adalah Sungai Jawi dan Sungai Jadi Dalam masing-masing 13 kasus.
Selain itu, ada empat kelurahan di Kota Pontianak masih bebas dari penularan Covid 19. Tidak ada satupun kasus positif yang tercatat berdasarkan data yang diupdate oleh Pemerintah Kota Pontianak di website pontianakkota.go.id. Empat kelurahan yang terbebas dari virus corona adalah, Kelurahan Tengah, Kelurahan Mariana, Kelurahan Banjar Serasan dan Kelurahan Tanjung Hilir.
Lakukan Analisa
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan analisis terhadap perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pontianak.
Hal tersebut dilakukan lantaran adaptasi kebiasaan baru atau new normal telah diterapkan.
"Memang ada penambahan kasus positif akan tetapi ada juga pasien yang sembuh," ujarnya.
Edi menerangkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap mulai diberlakukannya new normal bagi pelaku usaha warung kopi, hotel, restoran, pasar dan mall.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/edi-kamtonoputih.jpg)