Manajemen Hotel di Kota Pontianak Siap Ikuti Aturan dan Kebijakan Pemerintah di Fase New Normal

Berdasarkan arahan Golden Tulip Indonesia, dalam menjalankan protokol kesehatan, tentu pihaknya melakukan secara ketat demi kenyamanan customer.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Septi Dwisabrina
Protokol kesehatan yang diterapkan di Golden Tulip Hotel demi kenyamanan customer saat berada di dalam hotel, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Memasuki fase new normal (kenormalan baru) berbagai kebijakan protokol kesehatan terus diperketat jajaran pemerintahan Kota Pontianak dan pihak terkait lainnya.

Meskipun demikian, Wali Kota Pontianak masih melarang untuk menyelenggarakan pesta pernikahan.

Pihak hotel pun menyatakan kesiapan penuh mengikuti aturan dan kebijakan pemerintah Kota Pontianak.

Satu di antaranya disampaikan Assisten Director of Sales Golden Tulip Pontianak, Hengky Fredian Sisco.

Ia mengungkapkan jika Golden Tulip tetap merespon positif serta menunggu kebijakan selanjutnya dari pemerintah perihal pesta pernikahan.

"Kami tentunya mendukung program pemerintah yang mana dalam menerapkan protokol kesehatan di hotel.

Kemudian dalam tahap penyajian menu makanan serta meja-meja yang kami sediakan mungkin tidak sebanyak yang biasa," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Rabu (17/6/2020).

Panitia Bahas Kelanjutan Persiapan MTQ Tingkat Provinsi di Sekadau

Soal dan Jawaban TVRI Kamis 18 Juni 2020 Tak Ada, Simak Tayangan Sahabat Pelangi Episode Yeay Menang

Lebih lanjut, Hengky menuturkan jika Golden Tulip hotel memiliki kebijakan tersendiri.

Berdasarkan arahan Golden Tulip Indonesia, dalam menjalankan protokol kesehatan, tentu pihaknya melakukan secara ketat demi kenyamanan customer.

"Sebelumnya, kami telah menggelar akad pernikahan dan di hadiri 10 orang dengan mengedepankan jarak aman.

Sesuai dengan anjuran dan edaran dari pemerintah," jelasnya.

Bahkan protokol kesehatan untuk pesta pernikahan pun telah dirancang oleh hotel yang terletak di Jalan Teuku Umar ini.

Pihaknya akan memberlakukan pembatasan tamu saat resepsi pernikahan.

"Misalkan tamu undangan yang biasa kita terima bisa 500, akan kita kurangi mungkin separuhnya.

Dan menyesuaikan masa waktu acara (diperpanjang).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved