KALBAR 24 Jam - Corona Kalbar, Kisah 2 Dokter Sembuh dari Covid-19, hingga Ular Piton Telan Kambing
Angka penularan atau infeksi virus corona di Kalbar berdasarkan update data di website Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar sudah mencapai 269
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kembali Tribunpontianak.co.id menyajikan beragam informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di pertengahan bulan Juni pekan ini sejak Selasa (16/6/2020) kemarin.
Berita yang di sajikan dibawah ini merupakan berita dengan tingkat keterbacaan tinggi dan populer dari pembaca.
Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.
Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Rabu (17/6/2020) pagi:
1. Update Corona Kalbar - Kapuas Hulu, Kayong Terendah Kasus Positif, Ketapang & 2 Daerah Ini Tertinggi
Angka penularan atau infeksi virus corona di Kalbar berdasarkan update data di website Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar sudah mencapai 269 kasus hingga Selasa (16/6/2020).
Kasus tersebar diseluruh kabupaten kota di Kalbar.
Tak ada satupan daerah yang bebas dari penularan Covid-19 di Kalbar.
Sementara daerah terendah infeksi Covid-19 adalah Kapuas Hulu dua kasus dan Kayong Utara tiga kasus.
Sedangkan pasien Covid-19 di Kalbar yang dinyatakan meninggal sebanyak empat kasus.
Kabar baiknya dari 269 kasus penularan di Kalbar, 160 pasien telah dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19.
Artinya sebanyak 59 persen pasien dinyatakan sembuh.
Sedangkan PDP yang meninggal dunia memang terbilang tinggi.
Saat ini angka PDP yang dinyatakan meninggal sudah mencapai 80 pasien. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>
2. Update Zona Merah Oranye Kuning Hijau Penularan Covid-19 Kalbar
Tidak satupun daerah atau kabupaten kota di Kalbar yang berada di zona hijau berdasarkan klasifikasi penularan kasus Covid-19 setiap daerah.
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson M.Kes seluruh daerah di Kalbar berada di zona kuning dan oranye.
"Tarjadi pergeseran pada minggu ini, dimana tadinya risiko sedang hanya di 5 kabupaten, minggu ini menjadi 10 daerah,"kata Harisson, Selasa (16/6/2020).
Tidak ada satupun daerah atau kabupaten kota di Kalbar berada di zona hijau
Berdasarkan data yang disampaikan dr Harisson, zona merah berarti risiko tinggi, zona oranye risiko sedang, zona kuning risiko rendah dan zona hijau tidak terdampak Covid-19.
Ada empat daerah yang berada di zona kuning atau risiko rendah dari 14 kabupaten kota di Kalbar.
Empat daerah berisiko rendah tersebut adalah, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Mempawah dan Sanggau.
Sedangkan 10 daerah lainnya berada di zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19.
10 daerah berisiko sedang adalah Bengkayang, Ketapang, Pontianak, Singkawang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sambas, Sekadau dan Sintang. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>
3. Dokter Willy Brodus Ikhlas Isolasi Sebulan di RSUD Soedarso, Bagaimana Respons Istri dan Anak?
Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Pontianak Kalimantan Barat ( Kalbar ), Willy Brodus Uwan, berbagi kisah selama menjalani proses isolasi setelah dinyatakan positif terpapar virus corona atau covid-19.
Dokter Willy menceritakan pengalamannya saat Live Talk Tribun Pontianak, Senin (15/6/2020).
Awalnya ia cuma menderita sakit di tungkai sebelah kiri akibat dari penyumbatan pembuluh darah.
Selain itu juga tidak ada demam, batuk, sesak nafas, dan penyakit penyerta lain.
Kendati demikian setelah sepuluh hari pasca rapid test yang pertama, Willy kemudian melakukan rapid test yang kedua dan hasilnya menunjukkan reakitf idm positif.
“Karena hasil rapid reaktif sehingga perlu dilakukan swab tenggorokan dan hidung dan hasil diagnosisnya pun positif. Saya yang tadinya dirawat di RS Santo Antonius kemudian dipindahkan ke RS dr Soedarso yang merupakan Rumah Sakit rujukan covid 19,” ujarnya.
Saat mendapatkan kabar dinyatakan terkonfirmasi positif covid 19, Willy bercerita mendapatkan support yang besar dari keluarganya.
Meskipun ketika itu, Istrinya juga tampak tidak begitu kaget termasuk juga anak-anaknya.
Bahkan keluarganya terus memberikan dukungan serta doa agar dapat segera sembuh. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>
4. Kisah Dekan Kedokteran Untan Pontianak Positif Covid-19 Bersama Istri, Anak dan Pengasuh! Baca Novel
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura ( Untan ) Pontianak, dr Muhammad Asroruddin, berbagi kisah selama Ia dan keluarga menjalani karantina karena positif terpapar virus corona atau covid-19.
Dokter Asroruddin mengisahkan bagaimana ia dan keluarga melawan Covid-19 pada Live Talk Tribun Pontianak, Senin (15/6/2020).
Doker Asro, sapaan akrab Muhammad Asroruddin, mengisahkan bagaimana perjuangannya bersama keluarga berhasil sembuh dari Covid-19.
Program screening ini diikuti dirinya bersama dengan tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di RS Untan.
Screening dilakukan lantaran tenaga kesehatan dekat pasien dan berisiko tertular.
Ketika proses rapid test, dirinya bersama dengan beberapa rekananya dinyatakan IgG reaktif.
Menurutnya, IgG itu infeksi sudah cukup lama yakni lebih dari dua minggu.
“Kemungkinan tertular lebih dari dua pekan. Mengenai penularan juga tidak jelas, ketika Covid itu ada kita selalu menggunakan APD dengan lengkap dalam menangani pasien dengan perlindungan level tiga seperti menggunakan azmat, faceshield,” ujarnya.BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>
5. Heboh! Ular Piton Telan Kambing Dewasa di Landak Kalbar, Warga Bersyukur Tidak Menelan Manusia
Masyarakat dihebohkan dengan aksi seekor ular piton yang memangsa kambing dewasa.
Kejadian ini terjadi di Desa Sumedang, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Akun facebook @Bembob Mlc mengupload sebuah foto yang memperlihatkan ular piton besar dengan perut yang membuncit.
Bembob Mlc memosting foto yang menunjukan masyarakat berkumpul sekitar ular besar yang memangsa kambing dewasa.
Ia juga menyertakan keterangan pada postingan facebooknya “Semedang punye cerita. Ular Nelan indok kambing lam tde”.
Diketahui kejadian tersebut terjadi Selasa (16/6/2020) pagi.
Ular piton yang memangsa ternak warga tersebut sudah dalam keadaan mati lantaran dibunuh masyarakat..BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>