BPH Migas Resmikan SPBU BBM Satu Harga di Pulau Maya Kayong Utara
M Fanshurullah Asa juga berharap agar Kepala Daerah/Bupati mendukung program BBM 1 Harga dengan mempermudah proses perijinan.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), M Fanshurullah Asa dijadwalkan akan meresmikan program BBM 1 harga SPBU kompak di Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (17/6/2020).
Ini merupakan peresmian perdana BBM 1 Harga di tahun 2020.
"Kita akan meresmikan SPBU Program BBM 1 Harga di Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara.
Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk pencegahan Covid-19," kata M Fanshurullah Asa dalam siaran persnya.
Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa mengatakan, Program BBM 1 Harga merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memberikan keadilan ketersediaan, keadilan distribusi, dan keadilan harga di bidang energi bagi masyarakat di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal).
• Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Mesin Speed Boat di Kubu Raya
• Daniel Johan Minta Produktivitas Pertanian di Kalbar Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19
Dengan program BBM 1 Harga masyarakat di daerah 3T dapat merasakan harga BBM sama dengan di kota-kota besar yaitu premium Rp6.450/liter dan solar Rp5.150/liter.
Pada kurun Tahun 2017-2019, BPH Migas telah berhasil mengawal dan melakukan supervisi terhadap pembangunan penyalur BBM 1 Harga dengan capaian sebanyak 170 Lembaga Penyalur BBM 1 Harga.
BPH Migas telah menugaskan PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo Tbk untuk melakukan pembangunan Penyalur BBM 1 Harga pada Lokasi Tertentu yang telah ditetapkan.
Untuk Tahun 2020-2024, sesuai dengan arahan Presiden bahwa Program BBM 1 Harga akan dilanjutkan dengan target sampai dengan akhir Tahun 2024 adalah terbangunnya 330 lembaga penyalur BBM 1 Harga.
• UPDATE CORONA KALBAR - Kubu Raya Ketapang Posisi Atas Positif Covid-19, 167 Sembuh 80 PDP Meninggal
• Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Tengah Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Masa New Normal
Untuk Tahun 2020 akan dilakukan pembangunan 83 lembaga penyalur BBM 1 Harga yang tersebar di 20 Provinsi, 70 Kabupaten, 83 Kecamatan dengan penugasan kepada PT Pertamina (Persero) untuk melakukan pembangunan penyalur BBM 1 Harga tersebut.
“Untuk tahun 2020 ditargetkan akan dibangun 83 lokasi penyalur BBM 1 Harga dengan sebaran 13 Penyalur di Sumatera, 13 di Kalimantan, 21 di NTB dan NTT, 7 di Sulawesi, dan 29 Penyalur di Maluku dan Papua,” jelas M Fanshurullah Asa.
M Fanshurullah Asa juga berharap agar Kepala Daerah/Bupati mendukung program BBM 1 Harga dengan mempermudah proses perijinan.
Sementara Pertamina diharapkan tetap menjaga suplai BBM sehingga kehadiran BBM 1 Harga membawa dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3T.
"Kami harap para Bupati mendukung program BBM 1 Harga dengan mempermudah perijinan.
Apabila ada Bupati yang tidak memberikan kemudahan perijinan agar dilakukan perubahan lokasi, mengingat masih banyak di wilayah 3T yang belum memiliki SPBU," tambah M Fanshurullah Asa.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-bph-migas-m-fanshurullah-asafile.jpg)