5 Hotel di Pontianak Tutup Selama Pandemi Covid-19, Penerapan New Normal Bawa Harapan
Pada proses pelaksanaannya, Yuliardi menyampaikan setiap anggota PHRI wajib menerapkan protokol Kesehatan di setiap hotel yang buka.
Penulis: Ferryanto | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Pembersih dengan menggunakan Disinfektan pun dilakukannya sehari 3 kali di area publik, lalu khusus untuk kamar, setiap tamu cek out, maka petugas akan menyemprotkan Disinfektan terlebih dahulu ke berbagai bagian kamar, setelah 30 menit, barulah pihaknya melakukan general cleaning.
"Ini kita lakukan kenapa, karena kita tidak ingin ada kluster baru, Karena kita khawatir dari tamu ada yang membawa virus ini, sehingga di kamar kita terapkan seperti itu,"ujarnya.
Lalau, Selama Masa Pandemi Covid-19 melanda Kalbar, Thomas mengungkapkan bahwa penurunan hunian kamar sangat drastis, dalam sehari ia mengungkapkan hanya terdapat 1 atau dua kamar yang terisi dari 150 kamar yang ada.
Semenjak Penerapan New Normal mulai berjalan, ia mengungkapkan sudah ada peningkatan, walaupun hanya berkisar di angka 5%, dari total kamar.
"Pada bulan awal - awal Pandemi ini, April paling parah, itu hanya 1, 2 kamar perhari, dan sekarang ini pelan - pelan sudah di angka 5%,"tuturnya.
Menyikapi omzet yang turun sangat Drastis itu, pihak management melakukan pola pembatasan jam kerja bagi karyawan.
"Total karyawan kita itu 138 orang tidak dirumahkan, tetapi Sistem kerja itu tidak full lagi, mereka kerja ini selang seling, sehari kerja, besok istirahat, istirahat, lalu kerja lagi, dan otomatis penghasilan mereka juga berkurang,"ujarnya.
Ia berharap dengan penerapan New Normal di masa Pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini dapat membawa dampak positif bagi sektor perekonomian masyarakat. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak