Info Gempa
Gempa Hari Ini M 5,1 Mengguncang Kabupaten Timor Tengah Utara NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bermagnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (14/6/2020) siang WIB.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TTU - Gempa bermagnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (14/6/2020) siang WIB.
Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang Robert Owen Wahyu mengatakan, gempa terjadi pada pukul 11.45 WITA.
Lokasi gempa bumi terletak pada 9,15 derajat lintang selatan dan 124,10 derajat bujur timur.
Pusat gempa bumi berada pada 64 kilometer barat laut Kabupaten TTU dengan kedalaman 51 kilometer.
"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," ujar Robert saat dikonfirmasi Kompas.com.
• Gempa Bumi Hari Ini Guncang Luwu Timur Sulawesi Selatan, Pusat Gempa di Daratan | Waspada Susulan
Hingga saat ini, belum ada laporan terjadinya kerusakan disebabkan gempa tersebut.
Dihubungi terpisah, seorang warga Kota Kefamenanu, TTU Budi Bani merasakan adanya gempa tersebut.
"Getaran ada, hanya berlangsung cepat. Tidak besar juga," ujar dia singkat.
Info gempa ini juga diposting di akun resmi Instagram @infobmkg.
“Info Gempa Mag: 5.1, 14-Jun-2020 10:35:22 WIB, Lok: 9.15 LS-124.10 BT (64 Km Barat Laut Kab. Timor Tengah Utara-NTT) Kedlmn: 51 km, dirasakan di Kalabahi II - III MMI, Lewoleba, Kab. Alor, Kab. Timor Tengah Selatan II MMI, Kefamenanu I-II MMI ::BMKG,” tulis Admin.
Beberapa jam sebelumnnya, gempa bumi juga terpantau menghantam sejumlah wilayah di Tanah Air.
Kali ini, wilayah yang terpantau mengalami gempa yakni di Tomoni, Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kepastian terkait gempa Tomoni ini diinformasikan di laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG.
Diketaui bahwa gempa Tomoni ini terjadi di mana pusat gempa berada di daratan.
Dikutip dari laman resmi BMKG, diinformasikan bahwa gempa terjadi pada Sabtu (13/06/2020) malam sekira pukul 22:45:25 WIB.
Adapun titik gempa, terpantau di spot 2.46 LS dan 120.72 BT.
Gempa ini terpantau berkekuatan 4.2 Magnitudo ini.
Di mana pusat gempa berada pada kedalaman 7 Km, di darattan sekitar 8 Km dari wilayah timur Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Gempa ini juga dirasakan hingga ke beberapa wilayah.
Selain di Tomoni, juga di Burau, Kalaena Luwu Timur, Malili, Palopo, dan Malangke.
Belum diketahui informasi lebih lanjut terkait dampak gempa bumi Tomoni ini.
Termasuk berbagai kerusakan yang mungkin saja terjadi dan menimpa masyarakat setempat di lokasi atau titik gempa dan wilayah terdampak.
Namun BMKG mengingatkan untuk waspda terhadap potensi gempa susulan yang bisa saja terjadi dalam waktu-waktu ke depan.
"Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi," demikian keterangan resmi BMKG di laman web nya terkait gempa ini.
Sebelumnya, Gempa Hantam Wilayah Sulawesi Tengah
Sebelumnya, gempa bumi juga telah terpantu menghantam wilayah Tomado, Sulawesi Tengah pada Sabtu 13 Juni 2020.
Informasi gempa ini diinfokan di laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika alias BMKG.
Dalam rilis info gempa tersebut, disebut bahwa gempa kali ini menghantam wilayah Tomado, Sulawesi Tengah.
Tepat di titik 1.35 LS, dan 120.10 BT.
Guncangan bahkan juga dirasakan hingga ke wilayah Kulawi.
Gempa bumi ini sendiri diketahui berkekuatan Magnitudo 3.8.
Adapun waktu terjadinya gempa sendiri, tercatat pada Sabtu 13 Juni 2020 pagi, sekira pukul 06.4 WIB.
Sementara pusat gempa, diketahui berada di darat, sekitar 6 KM dari timur wilayah Tomado, pada kedalaman 7 Km.
• GEMPA Hari Ini Guncang Mamasa hingga M 3,3 dan Banggaikep Sulteng hingga M 5,1 Kamis 11 Juni 2020
Informasi seputar gempa di Sulawesi Tengah ini diinformasikan pula di laman akun media sosial Twitter BMKG.
"#Gempa Mag:3.8, 13-Jun-20 06:45:00 WIB, Lok:1.35 LS, 120.10 BT (Pusat gempa berada di darat 6 km Timur Tomado), Kedlmn:7 Km Dirasakan (MMI) III-IV Tomado, II-III Kulawi #BMKG," demikian bunyi postingan di akun Twitter BMKG, pada Sabtu pagi ini.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kabupaten TTU, NTT, Tak Berpotensi Tsunami"