Polsek Ambalau Sintang Terima Bantuan Speed Boat dari Polda Kalbar

Kendaraan dinas berupa speed boat khusus diberikan kepada anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah aliran sungai

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Polres Sintang
Bhabinkamtibmas Polsek Ambalau, Bripda Deden bersiap berangkat ke Desa Nusa Poring, menggunakan spead boat bantuan Polda Kalbar,Jumat (12/6/2020). -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Kepolisian Sektor Ambalau menerima bantuan kendaraan dinas berupa speed boat 40 PK dari Polda Kalbar.

Bantuan sarana transportasi ini diharapkan dapat menunjang tugas kepolisian menjaga kamtibmas di desa binaanya.

Kendaraan dinas berupa speed boat khusus diberikan kepada anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah aliran sungai.

Polsek Ambalau satu dari 3 Polsek yang menerima bantuan speed boat. Polsek lainnya kendaraan roda dua.

“Polsek Ambalau adalah satu Polsek dari tiga Polsek jajaran Polres Sintang juga memperoleh kendaraan air dinas berupa speed boat dinas bermesin 40 Hp.

Hal tersebut melihat letak georafis Kecamatan Ambalau yang dikelilingi oleh sungai dan terdapat 33 desa yang juga berada disepanjang aliran sungai di wilayah Kecamatan Ambalau,” kata Kapolres Sintang, AKBP Jhon Halilintar Ginting melalui Kasubag Humas Iptu Harianto, Jumat (12/6).

Kembali Gempa Hari Ini, Terjadi di Bengkulu Selatan Berkekuatan M 3,7 Jumat 12 Juni 2020

BERANG Tudingan Ada Unsur Bisnis Penanganan Covid-19, Gubernur Sutarmidji Ancam Lapor Polisi

Bhabinkamtibmas Polsek Ambalau, Bripda Deden merasa sangat terbantu dengan adanya kendaran dinas speed boat 40 Pk tersebut.

Menurutnya di Kecamatan Ambalau, hanya ada beberapa desa yang bisa ditempuh melalui jalan darat.

Belum lagi, beratnya medan dan biaya operasional yang tinggi untuk menuju desa binaan menggunakan transportasi air menjadi kendala dan tantangan sendiri di wilayah perhuluan sungai.

“Saat jalan kering dan tidak hujan, bisa lewat jalur darat.

Untuk kendaraan Speed Boat dinas ini hanya bisa digunakan saat air sedang pasang saja, apabila air surut jalur sungai hanya bisa ditempuh menggunakan Chis (ketinting) atau loong boat,” kata Deden.

Sulitnya akses menuju perhulungan sungai melawi juga dirasakan Brigadir Marten yang kemudian berinisiasi untuk  membeli longboat dengan biaya pribadi.

Karena untuk menuju desa binaanya, hanya bisa ditempuh menggunakan loongboat karena banyaknya riam dan tidak bisa melalui akses darat.

"Kami dari pihak kepolisian Polsek Ambalau berharap dengan segala keterbatasan kami tetap dapat memberikan pelayanan terbaik untuk menjalin sinergitas yang erat bersama masyarakat di Kecamatan Ambalau,” ujar  Deden. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved