Komisi I DPRD Kalbar Soroti Kekosongan Jabatan di Bengkayang

Sementara Plt Bupati Bengkayang yang juga Wakil Bupati, Agustinus Naon sakit sehingga Plh dijabat oleh Obaja yang merupakan Sekda Bengkayang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ridho Panji Pradana
Ketua Komisi I DPRD Kalbar, Angeline Fremalco 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kekosongan jabatan di Kabupaten Bengkayang juga menjadi sorotan komisi I DPRD Provinsi Kalbar.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco mengungkapkan jika kekosongan jabatan yang terjadi menjadi kendala besar terlebih dimasa covid 19.

Diketahui, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot tersandung kasus hukum. 

Sementara Plt Bupati Bengkayang yang juga Wakil Bupati, Agustinus Naon sakit sehingga Plh dijabat oleh Obaja yang merupakan Sekda Bengkayang.

"Ini kendala besar. Bupati, Wali Kota, Gubernur, semua Kepala Daerah saja banyak kewalahan menangani Covid-19.

Apalagi Bengkayang yang istilahnya tidak ada pimpinan yang mempunyai diskresi, kebebasan mengambil keputusan sendiri dalam situasi yang dihadapi," kata Angeline Fremalco baru-baru ini.

Ikuti Lokakarya Bidang Kesehatan, Danramil Pemangkat Sambas Ajak Pahami Tatanan New Normal

Belajar di Rumah TVRI 12 Juni 2020, Kelas 1-3 SD & 4-6 SD Soal dan Jawaban TVRI Lengkap Hari Ini

Saat monitoring, Angeline pun menjelaskan jika Plh mengungkapkan sejumlah keluhan yang dihadapi karena untuk membuat kebijakan mesti mengikuti peraturan yang berlaku.

"Plh-nya mengeluhkan banyak kekosongan jabatan.

Sehingga menghambat kinerja gugus tugas untuk menangani Covid-19," jelas dia.

Walaupun begitu, dikatakannya jika pihak Pemkab Bengkayang juga telah melakukan konsultasi ke Kementrian.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved