Haji 2020 Batal

Kemenag Ketapang Manfaatkan WhatsApp Grup Sosialisasikan Pembatalan Keberangkatan Haji 2020

Lebih lanjut Pohan menjelaskan, para jemaah yang batal berangkat pada tahun ini dipastikan akan diberangkatkan kembali pada tahun 2021 mendatang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ketapang H. Ikhwan Pohan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Setelah resmi dibatalkannya keberangkatan jemaah haji tahun 2020 melalui SK Menteri Agama RI nomor 494 tahun 2020.

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ketapang memanfaatkan WhatsApp grup untuk mensosialisasikan keputusan tersebut.

Saat dihubungi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ketapang, H. Ikhwan Pohan menjelaskan sosialisasi terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji dengan menggunakan WhatsApp grup merupakan cara yang paling efektif dan tepat dengan kondisi saat ini.

"Kebetulan sebelumnya kita sudah membuat grup yang isinya para calon jemaah yang akan berangkat tahun ini. Dengan kondisi saat ini yang tidak boleh membuat kerumunan orang dengan jumlah banyak, saya rasa ini cukup efektif dan tepat," kata Pohan, Selasa (02/06/2020).

Dampak Covid-19, Penjualan Toyota Turun Hingga 70 Persen dan Terpaksa PHK Karyawan

Lebih lanjut Pohan menjelaskan, para jemaah yang batal berangkat pada tahun ini dipastikan akan diberangkatkan kembali pada tahun 2021 mendatang.

Sedangkan untuk petugas haji, dipastikan batal dan Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) dikembalikan.

Pemerintah dapat kembali mengusulkan nama petugas haji untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

"Pembatalan ini bukan keputusan sepihak. Ibadah haji ini juga melihat kondisi yang terjadi di Arab Saudi tepatnya Mekkah dan Madinah," ujarnya.

Lebih lanjut Pohan mengungkapkan, beberapa jemaah juga telah memahami keputusan pembatalan tersebut. 

Ia pun berharap kondisi ini agar segera berakhir dan para jemaah dapat diberangkatkan kembali pada penyelenggaraan ibadah haji tahun depan.

"Tadi sudah saya sosialisasikan terkait keputusan ini. Alhamdulillah beberapa dari mereka sudah memahami kondisi dan situasi saat ini," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved