Tri Rismaharini Ngamuk Gara-gara PCR, Kemarahannya Bikin Fadli Zon Ngeri Hingga Sindir Seperti Ini

Selain itu, disebutkan sang wakil ketum Gerindra, kemarahan Bu Risma ini seperti tak ada cara lain yang lebih elegan dalam menyelesaikan masalah.

Editor: Mirna Tribun
Warta Kota/Henry Lopulalan
Tri Rismaharini Ngamuk Gara-gara PCR, Kemarahannya Bikin Fadli Zon Ngeri Hingga Sindir Seperti Ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Begini reaksi Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya terkait komentar Fadli Zon soal ngamuknya Walikota Surabaya Tri Rismaharini gara-gara PCR.

Reaksi itu diungkap Yunarto Wijaya dengan mengomentari cuitan Fadli Zon. 

Menurut Fadli Zon, marahnya Bu Risma, panggilan karib Tri Rismaharini ini mengerikan.

Apalagi kemarahan Bu Risma ini diduga ditengarai karena dua mobil PCR yang sudah dipesan untuk Surabaya malah ditempatkan di wilayah lain yang bukan zona merah Covid-19.

Seperti diketahui, dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Bu Risma marah mengetahui dua mobil PCR dari BNPB yang sedianya diperbantukan khusus untuk Kota Surabaya, ternyata dialihkan ke daerah lain oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur.

Padahal, Bu Risma secara langsung telah berkoordinasi dan menghubungi berbagai pihak yang telah dimintai bantuan untuk mendatangkan mobil laboratorium tersebut.

Melihat hal tersebut, Bu Risma pun sudah melaporkanya ke Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Demi memperkuat laporannya, Bu Risma bahkan sampai menunjukkan bukti chat WhatsApp antara dirinya dengan Doni Monardo.

 

Dalam chat tersebut terlihat jelas bahwa Bu Risma memohon bantuan alat fast lab untuk Kota Surabaya.

Kemudian, Doni Monardo pun langsung menyanggupi dan berjanji akan mempercepat proses pengiriman.

"Teman-teman lihat sendiri kan, ini bukti permohonan saya dengan Pak Doni, jadi ini saya sendiri yang memohon kepada beliau. Kasihan pasien-pasien yang sudah menunggu,” kata Risma sambil menunjukkan chat dengan Doni di dapur umum, halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (29/5/2020).

Akan tetapi, kenyataannya mobil PCR itu malah dialihkan ke daerah lain, sehingga Surabaya tidak bisa menggunakan mobil tersebut.

Melihat hal terebut, Bu Risma tak dapat menyembunyikan kegeramannya.

Bu Risma pun langsung menelepon salah seseorang pejabat Pemprov Jatim sambil marah besar.

Ia tidak terima karena bantuan mobil laboratorium dialihkan untuk daerah lain, meski sama-sama masih ada di wilayah Jawa Timur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved