BAHAYA di Balik Bulu Lembut Kucing, Jika Lalai Bisa Berakibat Fatal

Bulu yang lembut, tingkah laku manja dan imut, juga kemampuan memburu tikus mungkin jadi sebagian alasan orang menyukai kucing.

Editor: Marlen Sitinjak
Rumah
BAHAYA di Balik Bulu Lembut Kucing, Jika Lalai Bisa Berakibat Fatal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kucing adalah satu di antara hewan peliharaan yang paling banyak digemari di dunia.

Bulu yang lembut, tingkah laku manja dan imut, juga kemampuan memburu tikus mungkin jadi sebagian alasan orang menyukai kucing.

Meski demikian, memelihara kucing berarti juga termasuk memperhatikan kesehatannya, termasuk soal kutu.

Sebab, selain bisa menginfeksi kucing kesayangan, kutunya juga dapat menjangkiti manusia.

Satu jenis kutu yang umumnya menghinggap di kucing adalah Ctenocephalides felis.

Jika kutu ini mengigit manusia, maka dapat memberikan rasa gatal yang mengganggu.

MAUT Kutu Kucing - Tsamara Bayi 1 Tahun Alami Demam Tinggi, Muntah dan Sempat Kemoterapi 14 Hari

Pada beberapa orang bahkan bisa menyebabkan infeksi yang lebih parah, lantaran kutu kucing juga bisa membawa bakteri saat menggigit manusia.

Oleh sebab itu, kebersihan kucing adalah hal penting.

Dokter hewan sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nisa Cendana Kupang, drh. Yeremia Yobelanno Sitompul M.Sc menyatakan, memastikan kesehatan kulit kucing dilakukan dengan pemeriksaan ke dokter hewan untuk mengecek keberadaan kutu.

"Jadi pastikan dulu hewannya kalau enggak ada kutu. Minta cek ada kutu atau tidak, kalau misalnya ada maka akan diobati, dan ikuti anjuran dokternya," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (29/5/2020).

Yeremia mengatakan, penting untuk disiplin mengikuti anjuran dokter.

Sebab, umumnya pengobatan dilakukan secara berkala hingga kutu benar-benar dipastikan hilang.

GEGER Kucing Berkepala Dua, Ternyata Bukan Kejadian Pertama

Untuk mematahkan siklus hidup kutu, pemberian obat yang dilakukan biasanya hanya membunuh kutu dewasa.

Itu artinya, kemungkinan ada telur kutu yang masih tertinggal.

Maka dokter akan memberikan arahan untuk kembali pada beberapa pekan selanjutnya untuk melakukan pengobatan lagi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved