MAUT Kutu Kucing - Tsamara Bayi 1 Tahun Alami Demam Tinggi, Muntah dan Sempat Kemoterapi 14 Hari
Hati-hati bahaya digigit kutu kucing, bisa memicu kematian. Seperti yang terjadi pada bayi di Sragen, Jawa Tengah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SOLO - Hati-hati bahaya digigit kutu kucing, bisa memicu kematian. Seperti yang terjadi pada bayi di Sragen, Jawa Tengah.
Tsamara Kumaira Mariba yang jari tangan kanannya bengkak pasca-digigit kutu kucing meninggal dunia.
Sebelum meninggal, Tsamara yang usianya genap 1 tahun pada 10 April 2020 ini sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo karena mengalami demam tinggi dan muntah.
"Minggu kemarin mengalami panas sama muntah. Terus Seninnya saya bawa ke RSUD Dr Moewardi," kata ayah Tsamara, Wanto (30) saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/5/2020) malam WIB.
• Kisah Mulia Bocah Penjual Jalangkote, Video Bully Mencuat di Medsos Korban Minta Ini Demi Ibunya
Wanto menceritakan, anak keduanya tersebut belum lama pulang dari kemoterapi di rumah sakit.
Sejak jari tangan kanannya membengkak akibat digigit kutu kucing,
Wanto selalu mengantar anaknya rutin mengikuti kemoterapi.
"Awalnya, dikemoterapi di rumah sakit selama 14 hari. Baru pulang kemarin (Kamis). Minggunya badannya panas tinggi 39,9 derajat celcius dan muntah," terang Wanto.
Wanto mengatakan, tidak ada firasat khusus sebelum anaknya tersebut meninggal.
"Tadi dimakamkan sekitar pukul 09.00 WIB," terang suami Etik Susilowati (29).
Diberitakan sebelumnya, Tsamara digigit kutu kucing ketika masih berusia sekitar empat bulan.
Tsamara digigit kutu kucing pada jari manis kanan saat ditinggal ibunya memasak di dapur.
"Digigit kutu kucing itu usia empat bulan. Awalnya pas saya ajak masak," kata Etik kepada Kompas.com di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2020).
• GEGER Kucing Berkepala Dua, Ternyata Bukan Kejadian Pertama
Mengetahui kutu kucing menggigit jari manis kanan anaknya, Etik pun langsung membuangnya.
Setelah dibuang, muncul bintik warna merah seperti bekas gigitan nyamuk.