Agus Chusaini: Belanja Bijak Itu Sesuai Kebutuhan Saja

Agus turut membagikan tips dalam pengaturan keuangan. Yakni harus di dalam untuk kepentingan konsumsi, untuk kebutuhan jaga-jaga hingga investasi

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Agus Chusaini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Agus Chusaini berharap masyarakat lebih bijak berbelanja di situasi Covid-19 meski saat ini akan memasuki momentum Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya konsumsi bisa dilakukan seperti biasa dalam batas wajar sesuai kebutuhan.

TERNYATA Sarang Virus Corona Bukan di Wuhan China, Ahli Sebut Sarang Terbesar Dunia di Tempat Ini

BREAKING NEWS - Petugas Keamanan Pasar Flamboyan Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Meja

Sidang Isbat Lebaran 2020 Jumat 22 Mei 2020 Hari Ini, Menteri Agama Terapkan Protokol Covid-19

“Misal kita makan itu hanya perlu satu piring, ya jangan beli sampai dua piring. Seperti di Bulan Puasa ini, beli takjil dan minuman banyak-banyak, itu bisa mubazir. Sehingga yang tahu wajar atau tidak itu balik lagi ke konsumennya. Pakailah dasar kebutuhan saja,” ujarnya dalam talkshow Dinamika Khatulistiwa RRI Pontianak, Jumat (22/5/2020).

Dalam Talkshow online yang mengupas tema Belanja Yang Bijak di Situasi Covid-19 menghadirkan pembicara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar Agus Chusaini bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Warga Kalbar dan seluruh dunia yang tengah dihadapkan pada pandemi Covid-19, membuat masyarakat harus lebih bijak dalam berbelanja serta tetap menerapkan aspek protokol kesehatan pecegahan Covid-19.

“Saya lihat di Pontianak banyak aplikasi yang dibikin anak muda, aplikasi yang memfasilitasi untuk belanja hingga ke pasar tradisional. Jadi aplikasi ini membantu menjembatani penjual dan pembeli. Ini bagus sekali dan dimanfaatkan juga oleh masyarakat, karena kita lihat ada konsumen yang nggak mau ke pasar karena takut Covid-19 maka memanfaatkan aplikasi,” ujarnya.

Sementara untuk pilihan aplikasinya tentu ditentukan oleh si konsumen langsung, di mana jika itu di rasa aman maka itu yang dipakai.

“Silakan Bapak Ibu pilih tempat online yang bisa dipercaya karena ini terkait rasa aman juga. Kalau untuk membayar bisa dipilih pula misalkan ketika barang sudah sampai baru dibayar. Kesemua ini memang lebih disarankan karena sudah menjalankan protocol Covid-19,” jelasnya.

Di kesempatan tersebut, Agus juga menyikapi perang diskon di musim jelang Lebaran yang dimanfaatkan pusat perbelanjaan dan toko-toko.Dia menilai hal itu sangat wajar.

Apalagi di tengah Pandemi Covid-19, tentu saja terjadi penurunan omzet penjualan sehingga satu di antara cara yang dipakai adalah menggelar diskon.

“Tak masalah jika masyarakat ingin memanfaatkan promo ini. Tapi tetap yang harus diingat itu belilah barang sesuai kebutuhan. Sebenarnya ada keuntungan belanja online dibanding offline. Kalau offline cenderung lebih tidak terkendali, akhirnya membeli yang sebetulnya tidak direncanakan,” sebutnya.

Agus turut membagikan tips dalam pengaturan keuangan. Dia menyarankan untuk membagi kedalam tiga bagian yakni untuk kepentingan konsumsi, untuk kebutuhan ‘jaga-jaga’ dan untuk kebutuhan investasi.

Resep Opor Ayam Kuning, Resep Opor Ayam Putih Hingga Resep Opor Ayam Bumbu Jinten untuk Menu Lebaran

Kawasan Wisata Pantai Pulau Datok Ditutup, Penjagaan akan Dimulai 25 Mei 2020

Kronologi Pembunuhan di Simpang Hulu Ketapang, Terungkap Motif Tersangka Habisi Korban

“Maka kalau punya pendapatan pisahkan dulu ketiga hal tadi, mana yang untuk keperluan jangka panjang missal sekolah anak lalu mana yang untuk kebutuhan invetsai, baru sisanya untuk konsumsi. Ini yang mengatur keuangan kita sehingga pendapatan yang kita dapat bisa untuk jangka panjang,” sarannya.

Kembali, dia mengingatkan masyarakat untuk menarapkan pola belanja bijak.

“Saat ini kita dalam kondisi bertahan maka pakailah keuangan yang ada dengan bijak, belanja juga secukupnya. Hal penting juga kita harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol Covid-19,” tandasnya.

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved