Virus Corona Masuk Kalbar

Sikapi Tagar #Indonesia Terserah, Kadiskes Mempawah Minta Masyarakat Semangati Tenaga Medis

Bahkan bagi petugas medis yang khusus menangani COVID 19, Pemkab Mempawah telah menyediakan rumah singgah.

Penulis: Try Juliansyah | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Tagar IndonesiaTerserah yang menjadi trending di Indonesia disikapi oleh Kadiskes Mempawah, Jamiril agar tak berdampak ke tenaga medis di Kabupaten Mempawah.

Karena menurutnya tenaga medis merupakan bagian paling penting dalam penanganan COVID-19.

"Kalau sampai tenaga medis pasrah saya sangat sedih tentu habis semangat kita karena tidak ada lagi yang bisa kita perbuat.

Maka mari masyarakat mendukung paling tidak semangati dan ikut menjaga protokol COVID kalau masyarakat tidak patuh maka tenaga medis akan kehilangan semangat," ujarnya.

Ia mengatakan tenaga medis tidaklah meminta hal banyak pada masyarakat hanya ikut mematuhi aturan dan anjuran pemerintah dalam menghadapi Pandemi COVID-19.

Meningkatnya Aktivitas Warga di Tengah Pandemi Covid-19, AJK Kembali Bagikan Masker

"Tentu tenaga medis minta masyarakat mematuhi protokol, karena ujungnya ke petugas media jika banyak yang terkena, dan akhirnya tidak bisa teratasi.

Maka masyarakat jaga, mengutamakan sosial distancing, jangan cuma hanya pakai masker lalu seenaknya mau keluar, jadi keluar rumah jika memang penting," katanya.

Bahkan bagi petugas medis yang khusus menangani COVID 19, Pemkab Mempawah telah menyediakan rumah singgah. Dan tentunya ini menjadikan tenaga medis harus rela tak bisa betemu dengan keluarganya.

"Kita juga sudah sepakat ada rumah singgah tenaga medis di gedung candramidi.

Ini agar mereka tidak pulang bertemu keluarga karena menangani pasien yang positif, maka masyarakat juga seharusnya bisa melihat ini sebagai motivasi untuk bersama menghadapi Pandemi ini," lanjutnya.

Info Jadwal Pelayanan Samsat Pasca Libur Idul Fitri

Kendati demikian ia mengakui saat ini masyarakat Mempawah masih cukup peduli dan masih mengikuti himbauan pemerintah.

Namun tidak sedikit pula yang mendatanginya menanyakan terkait kondisi diluar Kalimantan yang terlihat tak mengikuti anjuran dan berkumpul di ruang publik

"Sebetulnya masyatakat Mempawah masih mau mengikuti anjuran pemerintah, namun melihat kondisi di jawa mungkin berfikir sudah aman.

Tapi kita belum aman dan masih berlanjut, peningkatan kasus masih ada, maka jangan lihat daerah luar, kita jaga daerah kita," katanya.

Ia pun mengakui saat ini masih ada beberpa kecamatan yang masih termasuk di zona Hijau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved