Perdagangan Satwa Liar Lewat Facebook di Kalimantan Barat Masih Marak

Bagaimana dengan Covid-19, apakah bersumber dari satwa liar ????????????????????????????????????

Editor: Nasaruddin
BBC
Ilustrasi Facebook 

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Kalimantan Barat drh. Nur Hidayatullah mengatakan, satwa liar sangat rentan menularkan penyakit.

Berdasarkan kajian beberapa lembaga penelitian menunjukkan, lebih 1,6 juta virus yang tidak diketahui pada burung dan mamalia.

Berdasarkan keahlian puluhan tahun, diperkirakan sekitar 700.000 agen penyakit ini dapat menimbulkan risiko zoonosis.

Menurut pria yang akrab disapa Dayat ini, pada umumnya agen penyakit (virus, bakteri, parasit) pada satwa liar tidak menimbulkan kematian, namun ketika agen penyakit tersebut berpindah (spillover) ke manusia, akan menjadi patogen alias menimbulkan sakit.

“Spillover ini ada pemicunya, perambahan hutan, perdagangan satwa dan kuliner satwa liar,” kata Dayat.

Dikatakan Dayat, penularan dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung.

Langsung artinya penyakit tersebut ditularkan langsung dari hewan ke manusia.

Contohnya rabies, anjing rabies menggigit manusia, dapat terjadi penularan rabies.

Sedangkan yang tidak langsung, berpindahnya agen penyakit tersebut melalui media, hewan maupun makhluk hidup lainnya (inang).

Bagaimana dengan Covid-19, apakah bersumber dari satwa liar?

Menurut Dayat, awalnya oleh para ahli menduga Covid-19 berasal dari satwa liar (kelelawar).

Namun, setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, ternyata virus corona pada kelelawar berbeda dengan corona yang ada pada manusia.

Dikatakan Dayat, sampai dengan saat ini belum ada pernyataan resmi dari Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE: Office International des Epizooties), Covid-19 dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Bahkan laporan kejadian di beberapa negara yang ada justru adanya penularan dari Manusia ke Hewan.

Sampai dengan saat ini terus dilakukan riset tentang penularan Covid-19 dari hewan terutama satwa liar ke manusia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dalam 3 Bulan, Transaksi Perdagangan Satwa Liar di Medsos Capai Ratusan Juta Rupiah"
Penulis : Kontributor Pontianak, Hendra Cipta
Editor : Khairina

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved