Breaking News:

Virus Corona Masuk Kalbar

Cerita Dirut PDAM Sanggau Kalbar Sembuh dari Corona, Andriyus: Kita Disentuh Tak Melupakan Tuhan

Lebih kurang 61 hari menjalani perawatan dirinya menemukan toleransi antarumat beragama selama proses penyembuhan di ruang isolasi mandiri

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Haryanto
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANWAR
LEPAS KEPULANGAN: Para tenaga medis, dokter, perawat, hingga bupati Sintang melepas kepulangan Yohanes Andriyus Wijaya, penyintas corona yang dinyatakan sembuh.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Penyintas Corona asal Kabupaten Sanggau, Yohanes Andriyus Wijaya berbagi cerita sembuh dari virus corona atau Covid-19.

Selama dirawat di di RSUD Ade M Djoen Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), Andriyus yang saat ini menjabat Direktur Utama PDAM Tirta Pancur Aji, Kabupaten Sanggau membagikan kisahnya.

Lebih kurang 61 hari menjalani perawatan dirinya menemukan toleransi antarumat beragama selama proses penyembuhan di ruang isolasi mandiri.

Andri menceritakan, ketika diantar makanan oleh perawat dia diajak berdoa bersama.

Cegah Covid-19, Kapolsek Belitang Bersama Danramil Tertibkan Warga Yang Berkumpul

Apabila perawat yang mengantarnya seorang muslim, doa yang sama juga dipanjatkan menurut kepercayaannya masing-masing.

“Saya menemukan inspirasi dari sini. Kita disentuh untuk tidak melupakan Tuhan. Saya diajak berdoa bersama ketika pagi," ceritanya, Minggu (17//5/2020).

"Kalau pun misalkan beda agama, kami berdoa dalam hati. Itu yang saya dapatkan. Saya tidak pernah menemukan ini di tempat lain,” ungkap Andri.

Menurut Andri, inspirasi seperti ini harus dicontoh di rumah sakit lain, seperti halnya di Kabupaten Sanggau.

Dia berjanji, akan membawa inspirasi positif ini ke RSUD MTH Djaman, Kabupaten Sanggau.

“Mungkin itu bisa dijadikan inspirasi di Sanggau. Dan kebetulan saya sebelum di PDAM, saya Dewas (Dewan Pengawas) rumah sakit 5 tahun".

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved