Breaking News:

MUI akan Berkoordinasi dengan Pemkab Sambas Sebelum Menetapkan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Oleh karena itu kami bukan pada wilayah yang menentukan sepenuhnya sendiri (sepihak)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas, Dr H Sumar'in. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas Dr H Sumar'in mengatakan untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri mereka akan tetap berkoordinasi dulu dengan Pemkab Sambas.

"Adapun untuk pelaksanaan sholat idul Fitri di Kabupaten Sambas kami MUI Kabupaten Sambas akan tetap berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak pemerintah daerah, untuk menentukan apakah keadaan dan penanganan wabah di Kabupaten Sambas terkendali atau tidak terkendali," ujarnya, saat dihubungi, Kamis (14/5/2020).

Ia menjelaskan, merujuk pada hasil rapat komisi fatwa MUI Provinsi Kalbar pada Selasa (12/5) kemarin.

Disepakati bahwa penentuan pelaksanaan shalat Idul Fithri boleh atau tidaknya diadakan di lapangan atau di masjid, merujuk fatwa No 14 tahun 2020 tergantung kondisi daerah.

"Terkendali atau tidak terkendali dan yang menetapkan itu adalah pihak yang berwenang (Pemda-Red). Oleh karena itu kami bukan pada wilayah yang menentukan sepenuhnya sendiri (sepihak) bisa dilaksanakannya dilapangan atau tidak pelaksanaan sholat idul fitri tahun ini," jelasnya.

"Apalagi kita ketahui bersama bahwa pemerintah Kabupaten Sambas masih menetapkan kondisi Luar Biasa (KLB) Di Kabupaten Sambas semenjak 24 Maret 2020 yang lalu, serta sudah adanya 2 kasus konfirmasi positif Covid 19 di kabupaten Sambas," kata dia.

Perbolehkan Shalat Idul Fitri di Lapangan, Berikut Penyampaian Ketua MUI Kalbar

Dan yang tidak kalah penting kata Sumar'in, yang juga Wakil Rektor 1 di kampus Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin (IAIS) Sambas itu, mereka akan sangat berhati-hati dalam hal menetapkan kebijakan itu.

"Jadi kami sangat berhati-hati untuk membuat keputusan ini. Prinsipnya bahwa wabah ini adalah wabah yang sangat berbahaya yang harus kita hindari bersama-sama," ungkapnya.

"Kita harus bekerjasama dari semua pihak untuk dapat berbuat dalam mengatasi wabah Covid 19 ini dengan bersinergi dan saling menguatkan. Semoga Wabah ini segera di angkat dan dapat di kendalikan sehingga kita bisa melaksanakan aktivitas dengan normal kembali," tutup Sumar'in.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved