TKA China Tetap Masuk ke Indonesia pada Juni atau Juli 2020, Luhut: Jangan Sebar Berita Bohong

Luhut mengungkapkan bahwa proses perizinan sedang diurus. Meskipun dinilai bahwa prosesnya tidak bisa seketika.

Tribunnews/Jeprima
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan bersama Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer dan Ketua Steering Committee MGPA, Happy Harinto melakukan jumpa pers seusai rapat koordinasi terkait penyelenggaraan MotoGP Indonesia antara Menko Kemaritiman dan Investasi, ITDC, dan unit usaha ITDC, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Maritim), Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020). Guna menyambut gelaran MotoGP Indonesia 2021, Kemenko Maritim mendukung penuh penyelesaian pembangunan Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika) yang merupakan sirkuit jalan raya untuk MotoGP pertama di dunia, dan penyiapan infrastruktur pendukung di kawasan pariwisata yang termasuk ke dalam lima destinasi super prioritas tersebut. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan memastikan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tetap akan masuk Indonesia.

Luhut mengatakan, TKA asal China dibutuhkan pada pertengahan tahun ini.

"Mereka berencana minta (TKA asal China). Saya baru dengar ini dari media malah, nanti Juni atau Juli lah," kata Luhut dalam bincang dikutip Tribunnews.com saat berbincang dengan RRI, di Jakarta, pada Minggu (10/5/2020).

Luhut mengungkapkan bahwa proses perizinan sedang diurus. Meskipun dinilai bahwa prosesnya tidak bisa seketika.

"Mereka sudah minta izin, tetapi kan izin tidak bisa hanya sehari jadi," imbuhnya.

KEMATIAN TRAGIS Peneliti Covid-19 asal China Tewas Ditembak Pasangan di AS, Tersangka Bunuh Diri

Menko Luhut tak menampik bahwa TKA Tiongkok tersebut sedang mengurus perizinan ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI.

Dia mengatakan, masuknya tenaga kerja impor ini guna mendukung proyek industri litium baterai sebagai bahan baku mobil listrik. 

"Kita harus akui belum siap menjalankan proyek ini sendirian karena teknologi yang digunakan berasal dari sana".

"Tetapi orang kita tetap mendominasi 90-92 persen lah, karena masih banyak di daerah lain yang pendidikan kurang bagus. Tetapi tiga tahun terakhir sudah diperbaiki," terangnya.

Luhut menegaskan, saat ini sudah 600 orang di daerah yang masuk ke Politeknik.

Halaman
12
Editor: Haryanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved