Wabah Virus Corona

WASPADA! Tiga Kota Ini Berpotensi Jadi Episentrum Baru Penularan Covid-19 dan Kalbar 61 Kasus Corona

Achmad Yurianto, menyatakan tiga daerah yang berpotensi menjadi episentrum corona baru, yaitu kota Semarang, Surabaya dan Makassar.

Editor: Syahroni
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Petugas memperagakan pemakaian alat pelindung diri yang akan dipakai tim medis untuk menangani pasien virus corona, di ruang flu burung/babi, RSUD Dr.Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (27/1/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Kasus positif corona di Indonesia terus bertambah.

Update data per Jumat (1/5/2020), jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 10.551 kasus.

Sedangkan pasien sembuh corona berjumlah 1.591 orang dan meninggal 800 orang.

Hal tersebut disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, dr Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan saluran YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Melihat perkembangan terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Indonesia saat ini, ada tiga daerah yang berpotensi jadi episentrum baru.

Achmad Yurianto, menyatakan tiga daerah yang berpotensi menjadi episentrum corona baru, yaitu kota Semarang, Surabaya dan Makassar.

Berpotensinya tiga daerah itu menjadi episentrum baru karena kasus konfirmasi tergolong besar.

Dilansir dari Tribunnews, data sebaran kasus korona yang dihimpun dari laman resmi pantauan covid 19.

Di surabaya ada 438 total kasus positif.

Di semarang catatan situs siaga corona Semarang Kota, terdapat 118 kasus positif.

Sementara di kota makassar, terjadi 367 kasus positif Covid-19.

Dari ketiga kota yang disebut bisa menjadi episentrum baru corona di Indonesia, Surabaya dan Makassar sudah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar.

10.551 kasus positif yang ada di Indonesia, proporsi laki-laki 58 persen sementara perempuan 42 persen.

Yuri juga tekankan untuk tidak mudik agar tidak menularkan ke orang lain yang belum terdampak apalagi orang yang telah lanjut usia serta kelompok terbanyak berada di sekitar 30-59 tahun atau kelompok produktif dengan mobilitas yang tinggi.

Yuri juga ingatkan untuk tetap menjaga kebersihan kita dan saling membantu bagi masyarakat yang mengalami gejala-gejala bukannya malah dijauhi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved