Virus Corona Masuk Kalbar
APD Covid-19 Tenaga Medis Mencukupi, Gubernur Sutarmidji Apresiasi Pihak-Pihak yang Membantu
Ia mengucapkan terima kasih kepada gugus tugas pusat yang selalu megirim kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis
Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat , H Sutarmidji mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat maupun pihak swasta yang telah membantu pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis di Kalbar yang menangai Covid-19.
Ia mengucapkan terima kasih kepada gugus tugas pusat yang selalu megirim kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Kalbar, serta bantuan dari pihak swasta untuk penanganan covid-19.
Sehingga APD untuk kebutuhan Rumah Sakit bisa bertahan untuk 12 sampai 14 hari kedepan, karena satu hari diperkirakan APD yang dibutuhkan mencapai 1000 pcs APD.
“Jadi kita punya cadangan antar 12 sampai 14 ribu pcs.
Insya Allah ini bisa mencukupi dan akan di distribusikan ke daerah - daerah ,” ujarnya, Jumat (1/5/2020)
• Donald Trump Klaim Punya Bukti Virus Corona Covid-19 Bersumber dari Laboratorium Wuhan China
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak swasta terutama Kadin Kalbar yang membantu penggadaan rapid test.
Namun dirinya sangat menyayangkan untuk rapid test di daerah tidak dimanfaatkan secara maksimal bahkan beberapa kabupaten kota Rapid Testnya baru dilakukan kepada 10 sampai 20 orang.
Padahal Provinsi sudah kirim ratusan rapid test.
“Saya harap daerah harus terus melalukan rapid test di pasar.
Kemudian di komunitas orang seperti diabetes, jantung dan apapun . Komunitas inilah yang harus dirapid test, karena seperti misalnya organisasi pensiunan TNI/Polri supaya ada ketenangan bagi mereka,” ujarnya.
Selain itu harus dilakukan tracing yang ketat terhadap satu penderita yang rentan keterjangkitan pada orang sekitar .
“Saya berharap ini juga jadi perhatian dari setiap Pemda untuk memperhatikan menu bagi pasien di rumah sakit.
Anggaran dalam rangka penanganan Covid-19 kan ada.
Jadi lebih baik di manfaatkan. Bagaiamanapun ketika sudah menganggarkan itu,l kemudian peruntukan tidak dimanfaatkan nanti akan menambah kesulitan ketika penderita semakin banyak,”jelasnya.
• Kota Pontianak Uji Coba Penerapan Jam Malam Guna Batasi Aktivitas Masyarakat
Ia mengatakan bahwa pihak Dinas Kesehatan juga akan terus melakukan tracing.