Wabah Virus Corona

PRIA Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Peneliti Uji Hormon Kaum Adam | Lihat Hasilnya

Di Indonesia sendiri, data yang baru saja di buka oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menunjukkan hal yang serupa.

Editor: Ishak
RSUD Sawerigading via TribunPalopo
PRIA Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Peneliti Uji Hormon Kaum Adam | Lihat Hasilnya / ILUSTRASI 

Terapi hormon Dengan pemikiran itu, para ilmuwan di Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles dan Renaissance School of Medicine di Stony Brook University berencana memberi pengobatan ke sejumlah pasien Covid-19 dengan hormon estrogen dan progesteron.

KASUS Positif Corona di Jerman Kembali Meningkat Setelah Lockdown Dilonggarkan

Mereka ingin melihat apakah terapi hormon itu dapat memberi manfaat pada pasien atau tidak.

"Kita mungkin tidak mengerti persis bagaimana estrogen bekerja untuk menetralkan Covid-19, tapi mungkin kita bisa melihat bagaimana efeknya pada pasien," kata Dr Sharon Nachman, peneliti utama studi dari Univerity Stony Brook, dilansir dari Kompas.com yang mengutip Live Science, Selasa (28/4/2020) lalu.

Uji coba akan melibatkan 110 pasien dengan kasus Covid-19 yang telah terkonfirmasi maupun orang yang menunjukkan setidaknya satu gejala serius.

Semua pria berusia 18 tahun atau lebih, dan wanita berusia 55 tahun atau lebih dapat mengikuti uji coba ini.

Setengah dari partisipan akan diobati dengan patch estrogen yang diletakkan di kulit mereka selama satu minggu, sedangkan setengah lainnya akan menerima perawatan medis standar.

Nachman menambahkan, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa estrogen tambahan dapat membantu membersihkan virus dari tubuh serta mendukung perbaikan arungan yang rusak begitu infeksi Covid-19 mulai mereda.

Sementara dalam uji coba yang dilakukan oleh Cedars-Sinai Medical Center, peserta akan menerima hormon progesteron.

TIPS Aman Berkendara Bagi Para Wanita Saat Pandemi Virus Corona Covid-19 Ala Astra Motor Kalbar

Menurut dr Sara Ghandehari, dokter paru dan perawatan intensif Cedars-Sinai, hormon progesteron memiliki sifat anti inflamasi dan dapat mencegah timbulnya badai sitokin.

Studi ini akan melibatkan 40 pria yang dirawat di rumah sakit dengan infeksi Covid-19 ringan hingga sedang.

Setengah dari pria itu akan menerima dua suntikan progesteron sehari selama lima hari.

Meski kedua percobaan mendukung gagasan bahwa peningkatan kadar estrogen dan progesteron dapat membantu tubuh melawan infeksi Covid-19, namun tetap saja masih ada yang meragukannya.

Sabra Klein yang mempelajari perbedaan jenis kelamin dalam infeksi virus dan vaksinasi di John Hopkins Bloomberg School of Public Health menyebut jika ada faktor lain yang membantu tubuh melawan virus corona.

"Bukan hanya hormon, bisa saja genetik atau sesuatu hal yang lain," sebut Klein.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selidiki Kenapa Pria Rentan Terinfeksi Corona, Ahli Lakukan Uji Hormon", https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/29/070300723/selidiki-kenapa-pria-rentan-terinfeksi-corona-ahli-lakukan-uji-hormon?

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved