Wabah Virus Corona
ADA Pandemi Virus Corona Covid-19, Taipan Ini Raup Untung Rp 15,6 Triliun Tiap Bulan | Ini Bisnisnya
harga saham perusahaan perangkat medisnya melonjak hampir 50% di tengah pandemi virus corona.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Virus Corona yang merebak menjadi pandemi global sejak kemunculannya pertama kali di Wuhan, akhir 2019 silam juga menjadi ancaman bagi perekonomian.
Sejumlah negara tak bisa menolak dampak buruknya, di mana perekonomian negara tumbuh menyusut drastis.
Dikutip dari Kontan.co.id, tak terkecuali Indonesia, yang mana lembaga pemeringkat sekelas S&P memprediksi ekonomi nasional hanya tumbuh kurang dari 3 persen.
Namun, tak semua pihak merasakan dampak negatif dari sisi perekonomian akibat merebaknya virus corona jenis baru ini, Coronavirus SARS-CoV-2.
• Unit Laka Lantas Polresta Pontianak Terapkan SOP Kesetahan Dalam Pelayanan di Tengah Pandemi Corona
Satu di antara adalah miliarder asal Singapura, Li Xiting.
Taipan Singapura ini semakin kaya dengan pendapatan lebih dari US$ 1 miliar.
Jika dikonversi ke dalam Rupiah, maka nilainya akan setara dengan Rp 15,6 triliun per bulan tahun ini.
Pemicunya, harga saham perusahaan perangkat medisnya melonjak hampir 50% di tengah pandemi virus corona Covid-19 ini.
• Sebagai Bentuk Kepedulian di Tengah Corona, Propam Polres Ketapang Bagikan Nasi Kotak dan Sembako
Melansir dari Kontan.co.id yang mengutip South China Morning Post, menurut data Bloomberg, kekayaan Li Xiting, salah satu pendiri dan ketua Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics, telah meningkat US$ 4,3 miliar tahun ini menjadi US$ 13,5 miliar, atau rata-rata US$ 37,7 juta setiap 24 jam.
Kondisi itu membuat Li, yang lahir di provinsi Anhui di China timur, menjadi orang terkaya di Singapura.
Di mana ia telah menjadi warga negara berjuluk Negeri Singa itu setidaknya sejak 2018 silam.
Saham Mindray telah melonjak sejak pandemi virus corona.
Pada Kamis (23/4/2020), saham perusahaan peralatan medis ini diperdagangkan mendekati rekor tertinggi 270,52 yuan di pasar ChiNext di Shenzhen.
• NGERI !, Coronavirus Terus Bermutasi | Apa Jenis Virus Corona Covid-19 yang Merebak di Indonesia?
Hal itu menyebabkan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ikut melonjak menjadi 329 miliar yuan (US$ 46,5 miliar).
"Pesanan untuk produk kami meningkat tajam pada bulan Maret," kata Mindray dalam emailnya kepada South China Morning Post. "Kami menerima pesanan dari 100-an negara untuk perangkat medis kami demi memerangi epidemi."
Perusahaan, yang produknya termasuk perangkat ventilator dan monitor pasien, mengatakan pihaknya menerima pesanan sekitar 10.000 ventilator dari Italia saja.
Namun dia menolak untuk membocorkan harga masing-masing perangkat.
Italia memiliki beban kasus tertinggi kedua di Eropa, dengan 187.327 kasus yang dikonfirmasi pada hitungan terakhir, dan jumlah kematian 25.085.
Ventilator menyediakan ventilasi mekanis dengan menggerakkan udara yang dapat bernapas ke dalam dan keluar dari paru-paru, untuk memberikan napas kepada pasien yang secara fisik tidak dapat bernapas.
Tidak seperti masker bedah dan bentuk pakaian pelindung lainnya yang telah menarik investasi ratusan perusahaan mulai dari pembuat pakaian hingga pengembang real estat, produksi ventilator medis sangat terspesialisasi karena sifat teknisnya dan kurangnya komponen penting.
• UPDATE CORONA KALBAR - Kasus Positif Melonjak Jadi 50 Orang, 36 PDP Covid-19 Meninggal Dunia
Mindray, yang menjadi perusahaan publik pada 2018, adalah salah satu dari segelintir perusahaan perakit di China daratan, yang dijuluki pabrik dunia.
Menurut Xu Kemin, seorang pejabat di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Singapura, pabrik-pabrik China dapat menghasilkan sekitar 2.200 ventilator invasif setiap minggu, sekitar 20% dari kapasitas dunia.
Pada periode 19 hingga 29 Maret, China mengekspor sekitar 1.700 ventilator invasif ke negara lain, tambahnya.
"Ada bar tinggi untuk bisnis ventilator," kata James Liu, kepala eksekutif Shanghai Junhanxi, dealer untuk perangkat medis.
"Semua orang berebut ventilator medis sekarang karena pesanan dari pasar luar negeri melonjak, tetapi tidak mudah bagi pemain yang ada untuk meningkatkan pasokan." pungkasnya.
Materi di artikel ini juga telah tayang di Kontan.co.id dengan judul ‘ Ventilator laku keras, taipan Singapura tambah kaya dengan pendapatan Rp 15,6 T/bulan, dapat dilihat di link berikut: https://internasional.kontan.co.id/news/ventilator-laku-keras-taipan-singapura-tambah-kaya-dengan-pendapatan-rp-156-tbulan?
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838