MASIH Dihantui Virus Corona, Negara Ini Malah Dihadapkan Wabah Lain yang Telah Renggut 2.276 Nyawa

Wabah Ebola kembali muncul di Republik Demokratik Kongo, ketika WHO hendak menyatakan epidemi Ebola tersebut berakhir.

Editor: Dhita Mutiasari
AFP
Ilustrasi Petugas medis saat tangani wabah Ebola di Kongo belum lama ini. MASIH Dihantui Virus Corona, Negara Ini Malah Dihadapkan Wabah Lain yang Telah Renggut 2.276 Nyawa 

Pertemuan tersebut juga terjadi sehari setelah Kongo diperkirakan akan mengumumkan bahwa wabah yang dimulai pada Agustus 2018 itu telah berakhir.

Epidemi Ebola telah merenggut 2.276 nyawa sampai sekarang.

Agar wabah bisa dikatakan selesai, tidak boleh ada kasus baru yang dilaporkan selama 42 hari yang merupakan dua kali lipat masa inkubasi.

Namun ketika komite darurat WHO bertemu pada Jumat lalu untuk menentukan apakah deklarasi tentang Darurat Kesehatan Masyarakat untuk Kepedulian Internasional atau PHEIC dapat dicabut, muncul laporan sebuah kasus baru.

"Kami sekarang memiliki 3 kasus, 2 orang meninggal dan 1 orang masih hidup," kata juru bicara WHO Margaret Harris pada wartawan dalam briefing virtual di Jenewa, Selasa (14/4/2020) dikutip dari AFP.

Dia juga mengatakan bahwa semua kontak dari kasus-kasus itu telah dilacak dan divaksinasi serta diikuti dengan cermat.

Otoritas Kesehatan Kongo pada Jumat (10/4/2020) mengumumkan, seorang laki-laki 26 tahun meninggal karena Ebola, dan seorang gadis muda yang dirawat di pusat kesehatan yang sama meninggal pada Minggu (12/4/2020).

Keduanya meninggal di kota Beni, yang merupakan pusat penyebaran wabah Ebola.

Oleh karena perubahan situasi ini, WHO memutuskan untuk mengadakan kembali komite darurat untuk mengevaluasi lagi apakah wabah Ebola masih menjadi keadaan darurat internasional, kata Harris.

Keputusannya dijadwalkan akan diumumkan pada Selasa pekan ini (14/4/2020).

Dengan demikian, Kongo memulai lagi penghitungan mundur 42 hari yang baru, agar bisa menyatakan berakhirnya epidemi ke-10 dari penyakit demam berdarah tersebut.

Dilansir dari wikipedia, penyakit virus ebola (EVD) atau demam berdarah Ebola (EHF) adalah penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus Ebola.

Masa inkubasi biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus, dengan adanya demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala.

Gejala ini biasanya diikuti dengan mual, muntah, dan diare, serta menurunnya fungsi liver dan ginjal. Pada kondisi tersebut, orang yang terpapar virus Ebola mulai mengalami masalah pendarahan.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wabah Ebola Muncul Lagi di Kongo, Saat Akan Dinyatakan Berakhir"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved