Breaking News

Wabah Virus Corona

Di Tengah Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia, Gubernur & Walikota New York AS Justru Debat

Tercatat, sudah 20 ribu orang meninggal sejak wabah corona merebak di negara yang dipimpin Presiden Donald Trump tersebut

Timothy A Clary/AFP
ILUSTRASI APD - Pekerja menggunakan APD di pusat pengujian virus corona drive-through pertama di negara bagian New York Amerika pada 13 Maret 2020. 

TRIBUNPONTIANA.CO.ID, NEW YORK - Data korban meninggal dunia akibat virus corona atau covid-19 di Amerika Serikat (AS).

Angka kematian karena virus corona di AS kini menjadi yang terbanyak di dunia melalui Italia.

Tercatat, sudah 20 ribu orang meninggal sejak wabah corona merebak di negara yang dipimpin Presiden Donald Trump tersebut.

Angka itu dikutip Kontan.co.di seperti dilaporkan Reuters, hingga Sabtu (11/4) kemarin.

UPDATE Virus Corona Bunuh 20.580 Orang di Amerika Serikat, Jangkiti 533.115 Lampaui Italia & Spanyol

AS juga melaporkan jumlah kematian yang sangat tinggi, sebanyak 2.000 orang dalam sehari selama empat hari terakhir berturut-turut.

Sebagian besar terjadi di sekitar New York City.

Para ahli kesehatan masyarakat telah mengingatkan prediksi akan kemungkinan angka kematian yang cukup tinggi ke depan karena wabah corona jika pesan untuk tinggal di rumah dicabut setelah 30 hari.

Angkanya bisa mencapai 200 ribu orang selama musim panas.

Sebaliknnya, Presiden AS, Donald Trump justru telah mengatakan ingin kehidupan kembali normal sesegera mungkin dan mengambil langkah-langkah yang bertujuan untuk menghentikan penyebaran penyakit Covid-19.

Karena, virus corona membawa dampak akan biaya ekonomi dan kesehatan masyarakat AS.

Viral Tenaga Medis Ditampar Pasien Gara-gara Peringatkan Pakai Masker, Ini Penjelasan Polisi

Perdebatan

Namun, di New York, gubernur negara bagian dan walikota New York City terlibat dalam perdebatan baru tentang upaya untuk memerangi virus corona di tempat yang sekarang menjadi pusat gempa global tersebut.

Perdebatan terjadi terkait waktu lama sekolah kemungkinan tetap akan ditutup.

Pada Sabtu pagi (11/4), Walikota New York, Bill de Blasio menyatakan sekolah umum di Kota New York tidak akan dibuka kembali pada 20 April.

Sekolah akan tetap ditutup selama sisa tahun akademik.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved