Wabah Virus Corona
WADUH, China Kembali Dihantam Corona | Pasien Covid-19 Melonjak 2 Kali Lipat, Banyak Tanpa Gejala
Sedang jumlah kasus tanpa gejala alias asimptomatik baru melesat menjadi 137 dari 30 kasus di hari sebelumnya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - China belum benar-benar aman dari ancaman virus Corona jenis baru, Coronavirus SARS-CoV-2 penyebab pandemi global Covid-19.
Baru-baru ini, kasus baru virus corona di China dilaporkan kembali meningkat.
Tak tanggung-tanggung, peningkatan itu diketahui terjadi dua kali lipat pada Selasa (7/4/2020).
Peningkatan jumlah infeksi dan pasien positif Corona itu lantaran jumlah pelancong yang terinfeksi dari luar negeri melonjak.
• DOKTER Beberkan Cara Kerja Virus Corona Bikin Penderitanya Meninggal, Ginjal Sudah Tak Berfungsi
Sementara kasus tanpa gejala naik lebih dari empat kali lipat.
Melansir Reuters, Komisi Kesehatan Nasional, Rabu (8/4/2020), mengatakan, kasus baru virus corona terkonfirmasi naik menjadi 62 dari 32 kasus di hari sebelumnya, paling banyak sejak 25 Maret.
Infeksi impor baru menyumbang 59 kasus.
Sedang jumlah kasus tanpa gejala alias asimptomatik baru melesat menjadi 137 dari 30 kasus di hari sebelumnya.
• UPDATE Covid-19 Indonesia, Pasien Positif Corona Nyaris Tembus 3 Ribu | Jumlah Kematian Masih Tinggi
Dengan pelancong terinfeksi yang masuk dari luar negeri sebanyak 102 orang dari gelombang kasus terbaru.
Komisi Kesehatan Nasional tidak menghitung kasus tanpa gejala dalam penghitungan kasus infeksi virus corona terkonfirmasi sampai pasien menunjukkan gejala, seperti demam atau batuk.
Hingga Selasa (7/4/2020), ada 1.095 pasien virus corona tanpa gejala berada di bawah pengawasan medis di Tiongkok, dengan 358 di antaranya adalah pelancong yang datang dari luar negeri.
China mempertahankan protokol penyaringan ketat, seiring kekhawatiran akan kebangkitan infeksi dari pembawa virus yang tidak menunjukkan gejala dan pelancong yang terinfeksi yang datang dari luar negeri.
• MotoGP Italia 2020 Ditunda Dampak Virus Corona Covid-19, CEO Sirkuit Mugello Angkat Bicara
Untuk membendung infeksi dari luar perbatasan, China telah memangkas jumlah penerbangan internasional dan menolak masuk ke hampir semua orang asing.
Juga, mulai melakukan tes virus atas semua kedatangan dari luar negeri.
Menurut Komisi Kesehatan Nasional China, jumlah total kasus virus corona yang terkonfirmasi di negeri tembok raksasa mencapai 81.802 hingga Selasa (7/4/2020) lalu.