Wabah Virus Corona
Peneliti China & Profesor Amerika Serikat Ungkap Mata Merah Muda Jadi Gejala Virus Corona Covid-19
American Academy of Opthalmology atau AAO memperingatkan mata merah muda bisa menjadi salah satu gejala infeksi virus corona.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - American Academy of Opthalmology atau AAO memperingatkan mata merah muda bisa menjadi salah satu gejala infeksi virus corona.
Melansir dari Business Insider (2/4/2020), peringatan itu muncul usai dua penelitian dan laporan anekdotal dari seorang perawat menyarankan mata merah muda adalah gejala yang diabaikan.
Sementara itu, para peneliti China baru-baru ini mengatakan bahwa Covid-19 dapat menyebabkan timbulnya mata berwarna merah muda.
Selain itu, mereka juga mengatakan virus itu juga bisa menyebar melalui air mata.
• Ciri, Gejala, Inkubasi dan Cara Menghentikan Penyebaran Virus Corona Covid-19
Hasil penelitian
Melansir dari American Journal of Managed Care, penelitian yang diterbitkan oleh JAMA Opthalmology itu menganalisis data dari 38 pasien yang terinfeksi Covid-19 dari Provinsi Hubei, China.
Mereka menemukan 12 orang di antaranya memiliki kondisi mata merah (konjungtivitis).
Dari ke 12 pasien tak satupun mengalami penglihatan kabur.
Pada dua pasien, virus corona ada dalam cairan hidung dan mata.
"Beberapa pasien Covid-19 memiliki gejala okular, dan mungkin coronavirus baru hadir dalam sekresi konjungtiva pasien dengan COVID-19," kata peneliti Dr. Liang Liang dari Departemen Ophthalmologi di Universitas China Three Gorges di Yichang dikutip dari WebMD.
Konjungtiva sendiri merupakan lapisan jaringan transparan dan tipis yang melapisi kelopak mata bagian dalam serta menutupi bagian putih mata.
Liang menyebut kemungkinan hal itu terjadi pada pasien virus corona yang telah mengalami pneumonia parah.
Hal itu senada dengan laporan JAMA Opthalmology yang mengatakan, semakin parah Covid-19 seorang pasien maka semakin besar kemungkinannya untuk memiliki mata merah.
“Mengingat temuan ini, dokter dan perawat yang merawat pasien dengan COVID-19 harus mengenakan kacamata pelindung serta pakaian pelindung lainnya, topi dan sarung tangan,” kata Liang.
Hindari sentuh mata dan wajah