Virus Corona Masuk Kalbar

GAPKI Kalbar Sumbang Alat Perlengkapan Covid-19

Saat penyerahaan bantuan ini kami juga didampingi oleh Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Heronimus Hero

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Penyerahan bantuan APD secara simbolik diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalbar menyerahkan berbagai Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan COVID-19 ke sejumlah rumah sakit dan laboratorium.

"Penyerahan bantuan APD secara simbolik diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson. Saat penyerahaan bantuan ini kami juga didampingi oleh Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Heronimus Hero," ujar Ketua GAPKI Cabang Kalbar, Purwati Munawir di Pontianak, Kamis (2/3/2020)

Purwati menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan GAPKI Kalbar sebagai bentuk dukungan pihaknya kepada tim garda terdepan, tim medis atau dokter yang bekerja keras di lapangan. Pengurus dan anggota terpanggil untuk bersama berpartisipasi dalam penanganan COVID-19.

"Kita berharap bantuan APD dapat mendukung penanganan COVID-19 di daerah ini. Semoga semua bisa diatasi dan COVID-19 bisa dilawan dan hilang," jelas  Purwati Munawir.

Ada pun bantuan APD oleh GAPKI Kalbar yaitu baju disposable coverall suit (hazmat suit) sebanyak 700 unit, 3.200 unit masker dan 250 pasang sarung tangan.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sekadau Gelar Rakor Tentang TKA

Sedangkan sasaran bantuan adalah diberikan kepada RSUD Soedarso Pontianak, RSUD Kota Pontianak, RS Yarsi Pontianak, RS Kharitas Bhakti Pontianak dan Laboratorium Kesehatan Kalbar.

Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Heronimus Hero saat mendampingi penyerahan bantuan APD mengapresiasi langkah dan bantuan GAPKI Kalbar.

"Kita sangat apresiasi sekali kepada GAPKI Kalbar karena ini menunjukkan kepedulian disaat semua masyarakat sedang kesulitan, terutama petugas medis yang sekarang kekurangan APD," jelasnya.

Ia berharap APD yang diserahkan dapat membantu dan meringankan para petugas medis dalam menjalankan tugas di garda terdepan penanganan COVID-19 di Kalbar.

"Sudah selayaknya semua pihak berperan aktif dalam penanganan COVID-19, termasuk dari pengusaha perkebunan di daerah ini. COVID-19 ini berdampak luas terhadap berbagai sektor. Sehingga dalam penanganan harus melibatkan semua pihak, masyarakat, pengusaha dan pemerintah," katanya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved