Wabah Virus Corona

Bukan dengan Hand Sanitizer, Warga di Negara Ini Malah Beramai-ramai Gunakan Parfum Tangkal Corona

Tingginya minat parfum di Turki membuat salah salah seorang pembuat parfum tradisional, Eyup Sabri Tuncer menerima hingga pilihan ribu pesanan.

Editor: Dhita Mutiasari
AFP
Ilustrasi - Bukan dengan Hand Sanitizer, Warga di Negara Ini Malah Beramai-ramai Gunakan Parfum Tangkal Corona 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Virus Corona saat ini menjadi perhatian utama karena sifatnya yang menular.

Banyak orang telah terinfeksi di seluruh dunia di mana beberapa di antaranya telah meninggal dan banyak yang telah pulih.

Virus yang dikenal dengan nama Covid-19 ini memiliki gejala umum seperti demam, batuk, dan sesak napas.

Merebaknya virus corona membuat tiap orang berjaga-jaga akan penyebarannya.

Banyak masyarakat Indonesia yang kian ketat dalam menjaga kebersihan, misalnya dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan, hingga rutin menggunakan hand sanitizer.

Setelah diumumkan virus corona sudah masuk Indonesia, masker dan cairan pembersih tangan langsung habis di pasaran.

Hal itu dikarenakan masyarakat percaya 2 benda tersebut memiliki peran penting dalam mencegah penularan virus corona.

Nyaris 300 Orang Meninggal, Minum Metanol Karena Dikira Obat Virus Corona

Namun, berbeda dengan hal yang dipercayai oleh masyarakat Turki.

Pasalnya banyak warga Turki yang memercayai bahwa parfum ampuh menangkal virus corona.

Akibatnya masyarakat Turki berbondong-bondong memborongnya hingga membuat penjualanannya meningkat.

Bahkan di beberapa toko dan apotek diberi pengumuman bahwa parfum habis terjual.

Mengutip dari kompas.com, media setempat melaporkan bahwa asosiasi di bagian barat laut kota Izmit mendonasikan parfum dan roti gratis untuk orang lanjut usia.

Tak hanya sebuah asosiasi, Presiden Recep Tayyip Erdogan pun menyatakan bahwa akan diadakan donasi berupa masker dan parfum untuk orang berusia lebih dari 65 tahun.

Tingginya minat parfum di Turki membuat salah salah seorang pembuat parfum tradisional, Eyup Sabri Tuncer menerima hingga pilihan ribu pesanan.

Tak hanya toko fisik, penjualanan pun dilakukam melalui pesanan daring.

Halaman
12
Sumber: Nakita
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved