Tribun Pontianak Wiki

Inilah Profil Karina Syahna

Dirinya juga aktif dalam memberikan workshop mengenai pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus dan inklusifitas di berbagai acara seminar dan universitas

Tayang:
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Putri Indonesia Kalbar 2019, Karina Syahna 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, PONTIANAK - Karina Syahna merupakan Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2019. Ia mengikuti ajang Pemilihan Puteri Indonesia untuk memberikan kontribusi bagi negeri di bidang kemanusiaan, lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan.

Karina Syahna yang mewakili Kalimantan Barat ini percaya bahwa seorang duta atau publik figur tidak hanya semata membawa kepentingan pribadi, tapi juga kepentingan orang banyak.

Karina sudah 6 tahun menjadi pelatih tari bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Jakarta. Ia mengaku sangat ingin melihat dan mengenal perjuangan anak-anak berkebutuhan khusus.

Bagi Karina, mereka (anak berkebutuhan khusus) juga sama seperti kita, wajib diberi kesempatan yang sama untuk berekspresi.

Sekda: Pergeseran Anggaran Untuk Penanggulangan Covid-19 Masih Proses

Meski mengikuti ajang, ia mengatakan mahkota tidak lah penting, tetapi manfaat yang bisa ia sebarkan ke oranglain jauh lebih penting.

Darah Seni Sang Ibu

Dilansir akun @officialputeriindonesia, memiliki darah seni dari sang Ibu, Karina merasa terpanggil untuk menjadi penari professional.

Peraih predikat Cum Laude Magister Ilmu Komunikasi Massa ini juga mengembangkan bakat lain sebagai entertainer dengan menjadi host, model dan aktif di dunia teater serta menjadi guru tari untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Selama 5 tahun mengajar dirinya telah berhasil membawa murid-muridnya ke panggung besar di Indonesia hingga luar negeri (Bali, Bandung Asian Para Games Jakarta 2018, World Dance Alliance 2014 Singapore, Asian Youth Theatre Festival 2018 Singapore, dan lain-lain).

Dirinya juga aktif dalam memberikan workshop mengenai pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus dan inklusifitas di berbagai acara seminar dan universitas.

Salah satunya adalah keberhasilannya menginisiasi pagelaran seni non-profit yang mengusung tema Kekayaan Seni Budaya Nusantara yang bertajuk DINAMIKA (Difabel Indonesia Mau Berkarya) pada 2016 lalu.

Dirinya tetap berusaha menjadi contoh bahwa passion tidak berarti mengorbankan pendidikan, ia bertekad untuk melanjutkan segala aktivitas sosial dan bercita-cita memiliki yayasan yang peduli akan pengembangan kreativitas ABK dan Penyandang Disabilitas di lingkungan yang modern, nyaman dan ramah disabilitas.

Profil

Nama : Karina Syahna 

Tempat lahir : Jakarta

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved