Virus Corona Masuk Kalbar

Pesan 200.000 Pcs Rapid Test untuk Covid-19, Sutarmidji: Rapid Test Sulit Didapat dan Harganya Mahal

Saya juga berharap barang ini bisa datang, harganya cukup mahal. 1 pcs bisa mencapai Rp250 ribu lebih,

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan kata sambutan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalbar terus menekan upaya penyebaran pandemi corona atau Covid-19.

Kali ini Pemprov memesan 200.000 pcs rapid test untuk deteksi awal infeksi corona.

Pemesanan rapid test tersebut ditejelaskan oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan.

Namun menurutnya, saat ini rapid test sulit didapat, karena bukan hanya Kalbar yang memerlukan.

"Rapid test sekarang ini sulit didapat, kita sudah pesan sekitar 200.000 pcs," ucap Sutarmidji, Minggu (29/3/2020).

Rapid test yang dipesan ditegaskan Midji diperuntukan untuk tenaga medis yang merawat Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif.

DPRD Sanggau akan Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas untuk Tangani Covid-19, Berikut Jumlahnya

Selain itu, rapid test juga diprioritaskan bagi ODP dan PDP yang ada di Kalbar yang semakin hari jumlahnya terus mengalami peningkatan.

Sutarmidji berharap barang yang dipesan itu segera datang dan ia harap minggu depan sudah ada mengingat rapid tess saat ini menjadi barang yang sulit untuk didapatkan.

Selain barangnya sulit didapatkan, Midji juga menjelaskan harga per pcs rapid test mencapai Rp250.000 lebih.

"Saya juga berharap barang ini bisa datang, harganya cukup mahal. 1 pcs bisa mencapai Rp250 ribu lebih," tambah Sutarmidji.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved